Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Harga RATU Tembus 20.000, Gara-gara Aksi Saham Terbaru?

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 07 Desember 2025 | 10:14 WIB
Harga RATU Tembus 20.000, Gara-gara Aksi Saham Terbaru?
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
  • PT Raharja Energi Cepu (RATU) menandatangani fasilitas pembiayaan Cash Call No 57 dengan PJUC pada 24 Oktober 2025.
  • Dana sebesar US$5.109.390 itu untuk menunjang kewajiban pendanaan PJUC dalam Kontrak Kerja Sama Blok Cepu.
  • Transaksi ini bertujuan menjaga operasional PJUC di WK Cepu sekaligus memberikan kontribusi pendapatan bagi RATU.

Suara.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU), perusahaan yang dikenal terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro, telah mengungkapkan adanya penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan penting untuk memastikan kelangsungan operasional di sektor migas.

Perjanjian tersebut, dikenal sebagai Fasilitas Pembiayaan Cash Call No 57, diteken pada 24 Oktober 2025 dengan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC).

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan sehubungan dengan kewajiban pendanaan cash call yang diperlukan oleh PJUC.

Dana ini digunakan untuk pemenuhan porsi pembiayaan biaya proyek berdasarkan Kontrak Kerja Sama (KKS) dan Joint Operating Agreement Blok Cepu.

PJUC adalah perusahaan yang memegang dan mengelola Hak Partisipasi sebesar 2,2423% dalam KKS Blok Cepu dan Perjanjian Operasi Bersama (yang mencakup Wilayah Kerja/WK Cepu) sejak 15 Maret 2026.

Sementara itu, RATU sendiri tercatat menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 49% saham PJUC.

Sesuai ketentuan perjanjian, RATU memiliki kewajiban proporsional untuk menyediakan dukungan pendanaan tersebut agar PJUC dapat menjalankan partisipasinya secara penuh dan sesuai ketentuan.

Nilai pembiayaan cash call yang disepakati tercatat sebesar US$5.109.390. PJUC wajib memastikan bahwa fasilitas dana ini digunakan secara eksklusif untuk kepentingan pembiayaan proyek berdasarkan cash call yang disampaikan oleh operator Blok Cepu.

Manajemen RATU, melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (6/12/2025), menyatakan,

“Pelaksanaan transaksi ini diharapkan dapat memastikan pemenuhan kewajiban pendanaan PJUC secara tepat waktu dan menjaga kelangsungan kegiatan operasional PJUC di WK Cepu.”

Selain mengamankan operasional proyek strategis tersebut, transaksi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan konsolidasian RATU.

Kontribusi tersebut akan terwujud dalam bentuk pendapatan bunga serta nilai ekonomi dari partisipasi PJUC dalam proyek Blok Cepu.

Sementara kabar ini dirilis, harga saham RATU terpantau stabil pada penutupan pasar Jumat kemarin, bergerak di kisaran Rp11.600 hingga Rp11.900.

Saham RATU sendiri diperkirakan telah menguat secara signifikan sekitar 100 persen selama enam bulan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Borong Pasar Saham, SBN dan SRBI Rp 14,08 Triliun di Awal Desember

Investor Asing Borong Pasar Saham, SBN dan SRBI Rp 14,08 Triliun di Awal Desember

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 09:26 WIB

Meski Dihantam Aksi Ambil Untung, IHSG Ditutup Tetap di Level 8.600

Meski Dihantam Aksi Ambil Untung, IHSG Ditutup Tetap di Level 8.600

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:01 WIB

DEWA Milik Bakrie Terkoreksi, Divestasi Besar Andhesti Tungkas Pratama Penyebabnya?

DEWA Milik Bakrie Terkoreksi, Divestasi Besar Andhesti Tungkas Pratama Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:04 WIB

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:59 WIB

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:50 WIB

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Investasi Harita Group di KIPP Serap 1.800 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:36 WIB

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:23 WIB

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB