Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai Turun setelah Berhari-hari Melonjak

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 10:56 WIB
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai Turun setelah Berhari-hari Melonjak
Ilustrasi cabai. [ANTARA]
  • Pada Selasa (9/12/2025), Badan Pangan Nasional melaporkan tren harga pangan nasional menunjukkan tren melemah secara umum.
  • Kelompok cabai mengalami penurunan signifikan, terutama cabai merah besar, menandakan stabilisasi pasca kenaikan sebelumnya.
  • Penurunan harga juga terjadi pada protein hewani, minyak goreng, tepung terigu, dan seluruh jenis beras.

Suara.com - Harga pangan nasional kembali menunjukkan tren melemah dalam laporan terbaru Badan Pangan Nasional (BPN), Selasa (9/12/2025).

Setelah sempat menjadi komoditas paling panas dalam beberapa hari terakhir, kelompok cabai akhirnya mengalami penurunan harga yang cukup terasa di berbagai jenisnya.

Cabai merah besar menjadi komoditas yang turun paling dalam. Setelah berhari-hari mencatatkan kenaikan dan dikeluhkan konsumen, harganya kini merosot Rp4.068 atau 7,32 persen, sehingga rata-ratanya turun menjadi Rp51.476 per kilogram.

Penurunan ini turut diikuti cabai merah keriting yang belakangan terus menanjak dan memicu kecemasan pedagang.

Hari ini cabai merah keriting akhirnya turun Rp1.128 atau 1,84 persen dan berada di angka Rp60.326 per kilogram.

Cabai rawit merah yang sebelumnya juga berada di jalur kenaikan kini ikut melandai, turun Rp2.328 atau 3,22 persen menjadi Rp69.949.

Koreksi pada harga cabai ini menjadi angin segar bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang sebelumnya harus menanggung kenaikan biaya produksi akibat lonjakan yang berlangsung berturut-turut selama beberapa hari terakhir.

Kondisi cuaca dan pasokan yang sempat terganggu disebut menjadi pemicu naiknya harga cabai, namun data terbaru menunjukkan adanya mulai stabilisasi di lapangan.

Sementara itu, komoditas protein hewani turut mencatatkan penurunan.

Ikan tongkol kini berada pada harga Rp35.473 setelah turun Rp331, diikuti ikan bandeng yang turun Rp229 menjadi Rp36.030, serta ikan kembung yang melemah Rp340 menjadi Rp43.678.

Daging ayam ras pun bergerak turun Rp529 ke posisi Rp39.426. Berbeda dengan komoditas lain, daging sapi murni justru mencatat kenaikan tipis Rp417 atau 0,31 persen, sehingga kini berada di harga Rp135.095 per kilogram.

Untuk telur ayam ras, harga turut terkoreksi sebesar Rp540 dan kini berada di Rp30.825.

Pada kelompok bumbu dapur, bawang putih bonggol mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp1.220 sehingga harganya mencapai Rp36.760 per kilogram, sementara bawang merah justru turun Rp1.488 dan kini berada pada angka Rp46.241.

Di sisi lain, bahan kebutuhan pokok seperti tepung terigu dan minyak goreng juga mengalami penurunan harga.

Tepung terigu curah melemah Rp200 menjadi Rp9.596, sedangkan tepung terigu kemasan turun Rp309 menjadi Rp12.754.

Harga minyak goreng kemasan turut turun Rp658 menjadi Rp20.691, minyak goreng curah turun Rp51 menjadi Rp17.534, dan Minyakita turun Rp208 menjadi Rp17.394.

Harga minyak di pasar Kranggan Yogyakarta yang kini mulai mengalami peningkatan, Senin (27/10/2025). [Kontributor/Putu]
Ilustrasi minyak goreng kemasan di pasar tradisional Yogyakarta. [Kontributor/Putu]

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas beras di seluruh jenisnya.

Beras medium turun Rp227 menjadi Rp13.433, beras premium turun Rp215 menjadi Rp15.443, dan beras SPHP melemah Rp73 menjadi Rp12.387.

Bahan kebutuhan lain seperti gula konsumsi turun Rp141 menjadi Rp17.960, sedangkan garam konsumsi turun Rp264 menjadi Rp11.325.

Secara keseluruhan, mayoritas harga pangan nasional bergerak turun, menandai periode stabilisasi setelah beberapa komoditas mengalami lonjakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bapanas Persilahkan Perusahaan Adu Uji Lab Beras Oplosan

Bos Bapanas Persilahkan Perusahaan Adu Uji Lab Beras Oplosan

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 08:28 WIB

Dilema Penerapan Bebas Truk ODOL, Harga Pangan Berpotensi Melonjak

Dilema Penerapan Bebas Truk ODOL, Harga Pangan Berpotensi Melonjak

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 12:48 WIB

Harga Beras Meroket, Pemerintah Mau Sebar Bansos

Harga Beras Meroket, Pemerintah Mau Sebar Bansos

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 15:31 WIB

Update Harga Sembako saat Idul Adha: Harga Beras Hingga Cabai Kompak Turun!

Update Harga Sembako saat Idul Adha: Harga Beras Hingga Cabai Kompak Turun!

Bisnis | Sabtu, 07 Juni 2025 | 12:19 WIB

Jelang Idul Adha: Stok Pangan Aman, Harga Terkendali? Cek Fakta di Lapangan!

Jelang Idul Adha: Stok Pangan Aman, Harga Terkendali? Cek Fakta di Lapangan!

Bisnis | Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:32 WIB

Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Kerja Sama dengan Daerah Penghasil: Jaga Harga Pangan

Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Kerja Sama dengan Daerah Penghasil: Jaga Harga Pangan

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB