Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T

Dicky Prastya

Selasa, 09 Desember 2025 | 17:48 WIB
Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T
Direktur Perekonomian dan Kemaritiman, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Tri Budhianto (kiri) saat konferensi pers di Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Anggaran ketahanan pangan 2026 ditetapkan sebesar Rp 210,4 triliun, naik signifikan dari tahun 2025.
  • Kenaikan dana tersebut bertujuan mendorong produktivitas dan menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan petani.
  • Alokasi dana terbagi menjadi produksi (terbesar), distribusi/cadangan, dan kategori konsumsi pangan nasional.

Suara.com - Kementerian Keuangan mengumumkan kalau anggaran ketahanan pangan untuk tahun 2026 mencapai Rp 210,4 triliun. Dana ini naik dari tahun 2025 yang mencapai Rp 144,6 triliun.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu, Tri Budiarto mengungkapkan kalau kenaikan anggaran ketahanan pangan 2026 ini dilakukan untk mendorong produktivitas, memastikan stabilitas harga, hingga kesejahteraan petani dan nelayan. 

"Di tahun 2026 kita juga ingin tetap mempertahankan yang kita harapkan dapat mendorong produktivitas, memastikan stabilitas harga juga tetap terjaga, termasuk juga mengingatkan kesejahteraan petani ataupun nelayan. Alokasinya di tahun 2026 itu sekitar Rp 210,4 triliun, jadi lebih naik lagi ya dibanding 2025," katanya saat konferensi pers di Kantor Desa Curug, Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/12/2025).

Anggaran ketahanan pangan itu dibagi dalam tiga kategori yang mencakup distribusi dan cadangan pangan sebesar Rp 27,8 triliun, produksi Rp 162,4 triliun, dan konsumsi Rp 6,2 triliun.

Untuk kategori distribusi dan cadangan pangan, kategori ini meliputi program seperti pengembangan pelabuhan perikanan terluar atau berwawasan lingkungan sebanyak lima unit, sarana dan prasarana di pelabuhan perikanan, serta cadangan pangan melalui Bulog untuk beras dan gabah 3 ton sebanyak Rp 22,7 triliun.

Sedangkan untuk kategori produksi rinciannya meliputi subsidi pupuk 8,8 juta ton Rp 46,9 triliun, lumbung pangan berupa cetak sawah dan optimasi lahan 550 ribu hektare Rp 23,7 triliun, bantuan alat dan mesin pertanian pra panen tanaman pangan 42,3 ribu unit.

Kemudian bendungan 15 unit, irigasi 212 ribu hektar, dan operasi dan pemeliharaan sumber daya alam (SDA) sebesar Rp 19,1 triliun.

Lalu pengembangan kawasan padi 2,6 juta hektare, bantuan benih dan indukan 137,6 juta ekor, 250 kampung nelayan merah putih Rp 5,5 triliun, pergaraman nasional 1.000 hektare Rp 1,2 triliun, hingga DAK dan Dana Dana bidang ketahanan pangan Rp 50,7 triliun.

Sementara untuk kategori konsumsi Rp 6,2 triliun ini mencakup bantuan kerawanan pangan 15,5 ribu orang, gerakan pangan murah kepada 38 kelompok masyarakat, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Rp 5,8 triliun.

baca juga

Lebih lanjut Tri menyimpulkan kalau data tersebut menunjukkan kalau ketahanan pangan masih menjadi prioritas pemerintah. 

Pasalnya, anggaran ketahanan pangan terus naik dalam beberapa tahun terakhir mulai dari Rp 99,1 triliun di 2021, Rp 92,3 triliun di 2022, Rp 104,2 triliun di 2023, Rp 114,3 triliun di 2024, dan Rp 144,6 triliun di 2025. 
 
"Ke depannya saya rasa ketahanan pangan ini masih tetap menjadi prioritas pemerintah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Akui Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Masih Rendah, Baru 64% dari Rp 144,6 T

Kemenkeu Akui Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Masih Rendah, Baru 64% dari Rp 144,6 T

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:16 WIB

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

News | Senin, 08 Desember 2025 | 18:51 WIB

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:24 WIB

Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:19 WIB

9 Saran Dino Patti Djalal untuk Prabowo: Anggaran Militer Digunakan Bantu Sumatera

9 Saran Dino Patti Djalal untuk Prabowo: Anggaran Militer Digunakan Bantu Sumatera

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 08:39 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Prabowo: Bangun 40 Sekolah Terintegrasi, Anggaran Rp 12 Triliun

Purbaya Ungkap Rahasia Prabowo: Bangun 40 Sekolah Terintegrasi, Anggaran Rp 12 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:43 WIB

Terkini

KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain

KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:39 WIB

Ekonom Coret Thomas Djiwandono dari Bursa Gubernur BI, Dinilai Tak Penuhi Kriteria

Ekonom Coret Thomas Djiwandono dari Bursa Gubernur BI, Dinilai Tak Penuhi Kriteria

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:38 WIB

Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?

Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 14:37 WIB

Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka

Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka

Jogja | Senin, 27 Juli 2026 | 14:35 WIB

Review The Legend of Kitchen Soldier: Ketika Memasak Menjadi Senjata Terbaik

Review The Legend of Kitchen Soldier: Ketika Memasak Menjadi Senjata Terbaik

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 14:35 WIB

KPK Bantah Beri Fasilitas Mewah, Febrie Adriansyah Kini Huni Rutan Tanpa Pengistimewaan

KPK Bantah Beri Fasilitas Mewah, Febrie Adriansyah Kini Huni Rutan Tanpa Pengistimewaan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:32 WIB

3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban

3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:26 WIB

Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu

Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB

Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa

Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB

KPK Buka Suara soal Febrie Adriansyah Masuk Rutan Tanpa Rompi Tahanan

KPK Buka Suara soal Febrie Adriansyah Masuk Rutan Tanpa Rompi Tahanan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB

×