Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T

Dicky Prastya

Selasa, 09 Desember 2025 | 17:48 WIB
Kemenkeu Siapkan Rp 210,4 Triliun untuk Anggaran Ketahanan Pangan 2026, Naik dari Rp 144,6 T
Direktur Perekonomian dan Kemaritiman, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Tri Budhianto (kiri) saat konferensi pers di Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Anggaran ketahanan pangan 2026 ditetapkan sebesar Rp 210,4 triliun, naik signifikan dari tahun 2025.
  • Kenaikan dana tersebut bertujuan mendorong produktivitas dan menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan petani.
  • Alokasi dana terbagi menjadi produksi (terbesar), distribusi/cadangan, dan kategori konsumsi pangan nasional.

Suara.com - Kementerian Keuangan mengumumkan kalau anggaran ketahanan pangan untuk tahun 2026 mencapai Rp 210,4 triliun. Dana ini naik dari tahun 2025 yang mencapai Rp 144,6 triliun.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu, Tri Budiarto mengungkapkan kalau kenaikan anggaran ketahanan pangan 2026 ini dilakukan untk mendorong produktivitas, memastikan stabilitas harga, hingga kesejahteraan petani dan nelayan. 

"Di tahun 2026 kita juga ingin tetap mempertahankan yang kita harapkan dapat mendorong produktivitas, memastikan stabilitas harga juga tetap terjaga, termasuk juga mengingatkan kesejahteraan petani ataupun nelayan. Alokasinya di tahun 2026 itu sekitar Rp 210,4 triliun, jadi lebih naik lagi ya dibanding 2025," katanya saat konferensi pers di Kantor Desa Curug, Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/12/2025).

Anggaran ketahanan pangan itu dibagi dalam tiga kategori yang mencakup distribusi dan cadangan pangan sebesar Rp 27,8 triliun, produksi Rp 162,4 triliun, dan konsumsi Rp 6,2 triliun.

Untuk kategori distribusi dan cadangan pangan, kategori ini meliputi program seperti pengembangan pelabuhan perikanan terluar atau berwawasan lingkungan sebanyak lima unit, sarana dan prasarana di pelabuhan perikanan, serta cadangan pangan melalui Bulog untuk beras dan gabah 3 ton sebanyak Rp 22,7 triliun.

Sedangkan untuk kategori produksi rinciannya meliputi subsidi pupuk 8,8 juta ton Rp 46,9 triliun, lumbung pangan berupa cetak sawah dan optimasi lahan 550 ribu hektare Rp 23,7 triliun, bantuan alat dan mesin pertanian pra panen tanaman pangan 42,3 ribu unit.

Kemudian bendungan 15 unit, irigasi 212 ribu hektar, dan operasi dan pemeliharaan sumber daya alam (SDA) sebesar Rp 19,1 triliun.

Lalu pengembangan kawasan padi 2,6 juta hektare, bantuan benih dan indukan 137,6 juta ekor, 250 kampung nelayan merah putih Rp 5,5 triliun, pergaraman nasional 1.000 hektare Rp 1,2 triliun, hingga DAK dan Dana Dana bidang ketahanan pangan Rp 50,7 triliun.

Sementara untuk kategori konsumsi Rp 6,2 triliun ini mencakup bantuan kerawanan pangan 15,5 ribu orang, gerakan pangan murah kepada 38 kelompok masyarakat, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Rp 5,8 triliun.

Lebih lanjut Tri menyimpulkan kalau data tersebut menunjukkan kalau ketahanan pangan masih menjadi prioritas pemerintah. 

Pasalnya, anggaran ketahanan pangan terus naik dalam beberapa tahun terakhir mulai dari Rp 99,1 triliun di 2021, Rp 92,3 triliun di 2022, Rp 104,2 triliun di 2023, Rp 114,3 triliun di 2024, dan Rp 144,6 triliun di 2025. 
 
"Ke depannya saya rasa ketahanan pangan ini masih tetap menjadi prioritas pemerintah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Akui Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Masih Rendah, Baru 64% dari Rp 144,6 T

Kemenkeu Akui Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Masih Rendah, Baru 64% dari Rp 144,6 T

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:16 WIB

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

Cak Imin Sentil Menteri Keuangan: Anggaran Negara Harus Tepat Sasaran dan Dorong Produktivitas

News | Senin, 08 Desember 2025 | 18:51 WIB

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:24 WIB

Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu Pastikan Hoaks

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:19 WIB

9 Saran Dino Patti Djalal untuk Prabowo: Anggaran Militer Digunakan Bantu Sumatera

9 Saran Dino Patti Djalal untuk Prabowo: Anggaran Militer Digunakan Bantu Sumatera

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 08:39 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Prabowo: Bangun 40 Sekolah Terintegrasi, Anggaran Rp 12 Triliun

Purbaya Ungkap Rahasia Prabowo: Bangun 40 Sekolah Terintegrasi, Anggaran Rp 12 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:43 WIB

Terkini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB