Rupiah Mulai Bangkit, Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:22 WIB
Rupiah Mulai Bangkit, Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Ilustrasi. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,15% pada Kamis (11/12/2025) dibuka pada level Rp16.663 per Dolar AS.
  • Peemaasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps menjadi sentimen utama pendukung penguatan rupiah dan mata uang Asia.
  • Rupiah perlu mewaspadai faktor politik domestik AS terkait potensi penggantian Gubernur Bank Sentral tahun depan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menunjukkan tren pemulihan pada pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp16.663 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/12/2025).

Pembukaan ini menghasilkan penguatan sebesar 0,15 persen dibandingkan posisi penutupan Rabu (10/12/2025) yang berada di level Rp16.676 per Dolar AS. Sementara itu, acuan kurs Jisdor Bank Indonesia hari ini tercatat di angka Rp16.677 per Dolar AS.

Sentimen The Fed Mendukung Rupiah dan Mata Uang Asia

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah diperkirakan akan berlanjut, didorong oleh sentimen global dan domestik.

Salah satu sentimen positif utama adalah pelemahan Dolar AS setelah The Fed melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Di pasar Asia, pergerakan mata uang terpantau bervariasi, namun mayoritas mencatatkan apresiasi terhadap the greenback:

Baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia, melonjak 0,31 persen.

Disusul Ringgit Malaysia yang melesat 0,28 persen.

Yen Jepang dan Peso Filipina sama-sama terapresiasi 0,2 persen.

baca juga

Won Korea Selatan dan Dolar Taiwan terangkat 0,16 persen.

Yuan Tiongkok terkerek 0,09 persen, sementara Dolar Singapura menanjak 0,05 persen.

Dolar Hong Kong terlihat menguat tipis 0,02 persen.

Meskipun mendapat dorongan dari kebijakan The Fed, rupiah juga perlu mewaspadai faktor politik domestik AS, khususnya mengenai kabar kemungkinan Presiden Trump akan mengganti Gubernur Bank Sentral tahun depan.

Hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan berpotensi menekan pergerakan rupiah.

"Walau prospek pemangkasan suku bunga 2026 menurun menjadi hanya satu kali, namun investor menaruh harapan bahwa hal ini bisa berubah seiring penggantian kepala The Fed tahun depan dengan orang pilihan Trump," kata Lukman.

Lukman Leong memprediksi bahwa pergerakan rupiah akan berada dalam rentang Rp16.600 hingga Rp16.700 per Dolar AS hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:45 WIB

Rupiah Kembali Merosot, Dolar Amerika Naik ke Rp16.694

Rupiah Kembali Merosot, Dolar Amerika Naik ke Rp16.694

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 09:38 WIB

Rekomendasi Website Terbaik untuk Cek Nilai Tukar Kurs USD ke IDR

Rekomendasi Website Terbaik untuk Cek Nilai Tukar Kurs USD ke IDR

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 05:52 WIB

Terkini

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×