Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dampingi Presiden, Bahlil Ungkap BBM hingga Listrik di Sumbar Tertangani Pasca-Bencana

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:51 WIB
Dampingi Presiden, Bahlil Ungkap BBM hingga Listrik di Sumbar Tertangani Pasca-Bencana
Ilustrasi BBM. (Dok. Suara.com)
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan BBM dan LPG pulih saat mengunjungi korban bencana di Agam, Sumatera Barat.
  • Pemulihan listrik di Sumatera Barat telah mencapai 274.419 dari 274.564 pelanggan terdampak per Kamis siang.
  • Seluruh 147 SPBU dan agen LPG terdampak telah beroperasi kembali meskipun distribusi terhambat di beberapa jalur.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), serta pemulihan infrastruktur kelistrikan di Sumatera Barat berjalan dengan lancar.

Hal itu diungkap Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengunjungi para pengungsi terdampak bencana di Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (18/12/2025).

"Dan saya pikir di sini listriknya Alhamdulillah aman, BBM, LPG juga saya pikir semuanya alhamdulillah bisa tertangani dengan baik," kata Bahlil yang dikutip pada Jumat (19/12/2025).

Merujuk pada laporan Tim Siaga Bencana ESDM, hingga Kamis (18/12) Pukul 12.00 WIB, sudah perlahan pulih.

Setidaknya dari 274.564 pelanggan yang terdampak, sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik.

Sementara sisanya, 145 pelanggan yang berada di Jorong Lambeh masih mengalami pemadaman listrik.

Ilustrasi pemadaman listrik.
Ilustrasi pemadaman listrik.

Tim PT PLN (Persero) melaporkan bahwa hingga Rabu sore (17/12), pembangunan menara darurat (tower emergency) Brandan-Langsa telah rampung.

Dengan selesainya sinkronisasi sistem kelistrikan, proses penyaluran beban dilakukan secara bertahap sehingga pemulihan listrik bagi pelanggan yang terdampak dapat segera teratasi.

Untuk distribusi BBM dan LPG di daerah terdampak di Sumatera Barat, perlahan sudah pulih.

Dilaporkan dari 147 SPBU yang sebelumnya terdampak, seluruhnya sudah beroperasi kembali. Begitu juga dengan 172 agen LPG dan 14 SPBE , telah beroperasi kembali.

Namun demikian, di beberapa lokasi pendistribusian LPG dan BBM masih terhambat, karena jalur yang terputus.

Seperti akses dari Integrated Terminal Teluk Kabung, Sumatera Barat ke Kajai Pasaman Timur, Surian Solok Selatan, Lembah Anai, Palupuh Pasaman Timur, dan Malalak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:55 WIB

Prabowo Perintahkan Tanam Sawit di Papua, Ini Penjelasan Bahlil

Prabowo Perintahkan Tanam Sawit di Papua, Ini Penjelasan Bahlil

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:46 WIB

Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan

Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:24 WIB

Konsumsi Bensin di Nataru Diproyeksi Melonjak 3 Persen, Pasokan Cukup?

Konsumsi Bensin di Nataru Diproyeksi Melonjak 3 Persen, Pasokan Cukup?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:04 WIB

Hujan Ekstrem Diproyeksikan Hambat Pemulihan Listrik di Aceh

Hujan Ekstrem Diproyeksikan Hambat Pemulihan Listrik di Aceh

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:49 WIB

Bahlil Bicara Kapan Listrik di Aceh Bisa Normal Kembali

Bahlil Bicara Kapan Listrik di Aceh Bisa Normal Kembali

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB