Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Obral Insentif! ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap III: Ada 'Raksasa' Papua 15 Miliar Barel

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 12:23 WIB
Obral Insentif! ESDM Lelang 8 Blok Migas Tahap III: Ada 'Raksasa' Papua 15 Miliar Barel
Kementerian ESDM ESDM) resmi membuka keran investasi besar-besaran di penghujung tahun dengan mengumumkan Lelang Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap III Tahun 2025.
  • ESDM lelang 8 blok migas; tawarkan bagi hasil 50% & opsi skema fleksibel bagi investor.
  • Blok raksasa Akimeugah Papua ditawarkan; potensi capai 15 miliar barel ekuivalen minyak. 
  • PT Proteknik Utama menangkan WK Gagah; komitmen investasi eksplorasi capai USD 4,25 juta. 

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka keran investasi besar-besaran di penghujung tahun dengan mengumumkan Lelang Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap III Tahun 2025.

Tidak tanggung-tanggung, delapan blok migas potensial disodorkan kepada investor dengan skema bagi hasil yang jauh lebih menggiurkan.

Demi menarik minat raksasa energi global, Kementerian ESDM melakukan perombakan kebijakan secara signifikan. Kontraktor kini ditawarkan bagi hasil (split) hingga 50 persen tergantung profil risiko, serta harga Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 100 persen harga minyak mentah Indonesia (ICP).

"Kami juga memberikan keleluasaan tanpa batasan pemulihan biaya (cost recovery) dan mengizinkan pemilihan skema cost recovery atau gross split," ujar Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, Selasa (23/12/2025).

Lelang kali ini mencakup wilayah dari Sumatera hingga ujung timur Papua. Fokus utama tertuju pada dua blok frontier dengan potensi sumber daya raksasa, yakni WK Akimeugah I dan II di Papua yang masing-masing diperkirakan menyimpan 15 miliar barel ekuivalen minyak (BBOE).

Selain itu, tiga blok ditawarkan melalui mekanisme Penawaran Langsung (Direct Offer):

  1. WK Tapah (Sumatera Selatan & Jambi): Estimasi 439,5 juta barel minyak.
  2. WK Nawasena (Jawa Timur): Potensi gas raksasa 1.313 BCF.
  3. WK Mabelo (Sulawesi Tenggara): Estimasi 282 juta barel minyak.

Sedangkan melalui Lelang Reguler, pemerintah menawarkan blok strategis seperti WK Arwana III (Natuna), WK Tuah Tanah (Sumatera Utara), serta WK Rangkas (Banten & Jawa Barat).

Bersamaan dengan peluncuran lelang baru, pemerintah menetapkan PT Proteknik Utama sebagai pemenang lelang WK Gagah di Sumatera Selatan. Blok ini diperkirakan memiliki cadangan 173 juta barel minyak atau 1,1 TCF gas.

Sebagai pemenang, PT Proteknik Utama diwajibkan menyetor Bonus Tanda Tangan sebesar USD 300.000 dan melaksanakan komitmen pasti eksplorasi senilai USD 4,25 juta untuk tiga tahun pertama, termasuk kegiatan seismik 2D/3D.

Bagi investor yang berminat pada lelang tahap III, akses dokumen mulai dibuka hingga Februari 2026 untuk penawaran langsung dan April 2026 untuk lelang reguler melalui portal daring resmi Kementerian ESDM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 16:00 WIB

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:15 WIB

Kebun Sawit di Papua untuk Swasembada Energi, Bagaimana Risikonya?

Kebun Sawit di Papua untuk Swasembada Energi, Bagaimana Risikonya?

Video | Minggu, 21 Desember 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB