Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Trump 'Ngebet' Caplok 4 Juta Barel Minyak Venezuela, China dan Rusia Geram

M Nurhadi

Rabu, 24 Desember 2025 | 13:36 WIB
Trump 'Ngebet' Caplok 4 Juta Barel Minyak Venezuela, China dan Rusia Geram
Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]
baca 10 detik
  • Presiden Trump dari AS secara terbuka mengancam Presiden Maduro Venezuela, dan menyandera kapal minyak Venezuela.
  • Venezuela membantah tuduhan dan menganggap tindakan AS sebagai upaya penguasaan cadangan minyak negara.
  • Rusia dan China menunjukkan dukungan kuat kepada Caracas, mendorong sidang darurat Dewan Keamanan PBB mengenai agresi AS.

Di sisi lain, Trump melalui akun Truth Social miliknya telah menetapkan pemerintahan Maduro sebagai "organisasi teroris asing".

Ia mengklaim bahwa Venezuela saat ini "sepenuhnya dikepung oleh armada terbesar yang dihimpun dalam sejarah Amerika Selatan". Langkah drastis ini bertujuan untuk memaksa Venezuela mengembalikan semua aset yang menurut AS telah dicuri.

Menanggapi intimidasi dari Washington, Nicolas Maduro tidak tinggal diam. Melalui pidato resmi di televisi publik, ia membalas dengan menyindir kondisi domestik Amerika Serikat yang dianggapnya sedang tidak baik-baik saja secara ekonomi maupun sosial.

Maduro menilai Trump sedang melakukan pengalihan isu dengan mencampuri urusan kedaulatan negara lain.

“Ia akan lebih baik berada di negaranya sendiri dalam hal ekonomi dan sosial, dan ia akan lebih baik di dunia jika ia mengurus urusan negaranya,” ungkap Maduro.

Venezuela dengan tegas membantah tuduhan keterlibatan dalam perdagangan narkoba yang menjadi dalih AS melakukan operasi militer di Karibia dan Pasifik.

Menurut perwakilan Venezuela, tuduhan tersebut hanyalah kedok bagi Washington untuk menguasai cadangan minyak terbesar di dunia yang dimiliki Venezuela. 

Eskalasi ini dengan cepat menarik perhatian Moskow dan Beijing. China secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Venezuela yang meminta digelarnya sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas aktivitas militer AS yang dianggap mengancam stabilitas kawasan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan keberatan negaranya terhadap gaya kepemimpinan AS yang bersifat intimidasi.

baca juga

"China mendukung permintaan Venezuela untuk mengadakan sidang darurat Dewan Keamanan PBB," kata Guo Jiakun, via Sputnik.

Ia juga menambahkan, "China menentang semua tindakan unilateralisme dan intimidasi, dan mendukung negara-negara dalam membela kedaulatan dan martabat nasional mereka."

Dukungan serupa datang dari Rusia. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov menyampaikan keprihatinan mendalam atas operasi militer AS di wilayah Karibia.

Moskow khawatir tindakan AS dapat merusak keamanan pelayaran internasional. Dalam komunikasinya dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil, Lavrov "menegaskan kembali dukungan penuh dan solidaritasnya kepada kepemimpinan dan rakyat Venezuela dalam konteks saat ini."

Sementara itu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga menegaskan posisi strategis negaranya sebagai mitra yang dapat diandalkan bagi Caracas.

"China menentang semua bentuk unilateralisme dan intimidasi dan mendukung semua negara dalam membela kedaulatan dan martabat nasional mereka. Venezuela berhak untuk secara independen mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara lain," tegas Wang Yi.

Konflik ini kini bergeser ke meja diplomasi di PBB, di mana Venezuela akan menguji kekuatan Pasal 39 Piagam PBB guna memulihkan legalitas internasional dan menghentikan pengepungan ekonomi serta militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Terkini, harga minyak dunia naik dua hari berturut-turut. Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah brent naik tipis 4 sen atau 0,06% menjadi US$ 62,42 per barel. Sedangkan, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) bertambah 3 sen atau 0,05% ke level US$ 58,41 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 08:38 WIB

Tarif Ekspor Indonesia ke AS 'Dipangkas' dari 32% ke 19%, Ini Daftar Produk Kebagian 'Durian Runtuh'

Tarif Ekspor Indonesia ke AS 'Dipangkas' dari 32% ke 19%, Ini Daftar Produk Kebagian 'Durian Runtuh'

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:52 WIB

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Prabowo Mau Temui Donald Trump, Bahas 'Kesepakatan Baru' Tarif Dagang?

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

×