Bali Katanya Sepi, Tapi Kemenhub Ungkap Jumlah Penumpang Naik

Achmad Fauzi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:18 WIB
Bali Katanya Sepi, Tapi Kemenhub Ungkap Jumlah Penumpang Naik
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali [Istimewa]
baca 10 detik
  • Ditjen Perhubungan Udara mencatat 82.445 penumpang udara menuju Bali selama Nataru 2025/2026, melebihi periode sebelumnya.
  • Sebanyak 267 izin penerbangan tambahan (extra flight) telah terealisasi untuk mengakomodasi tingginya minat perjalanan udara.
  • Rute Jakarta-Denpasar mencapai rata-rata keterisian penumpang sebesar 94 persen, menunjukkan utilisasi kapasitas yang optimal.

Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan, mengungkapkan minat masyarakat menuju Bali masih tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang pesawat pada periode natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, mengungkapkan permintaan perjalanan udara masyarakat, tercatat sebanyak 82.445 penumpang lebih tinggi dari periode nataru 2024/2025 yang berjumlah 81.500 penumpang.

"Tingkat keterisian penumpang berada pada level tinggi dan maskapai telah merealisasikan penambahan penerbangan atau extra flight untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat," ujar Lukman di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Suasana terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali [istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai]
Suasana terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali [istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai]

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat bahwa pada periode 18 hingga 29 Desember 2025, telah diterbitkan sebanyak 285 ijin terbang/Flight Approval (FA) untuk extra flight dari dan ke I Gusti Ngurah Rai - Bali.

Dari jumlah tersebut dan telah terealisasi 267 penerbangan, hal ini menunjukkan tingkat realisasi yang tinggi dan mencerminkan kesiapan serta optimalisasi operasional penerbangan dalam mendukung kebutuhan angkutan udara masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Tingkat keterisian (load factor) penumpang pada sejumlah rute utama domestik tercatat tinggi.

Salah satunya pada rute Jakarta (CGK) - Denpasar (DPS) yang mencatat rata-rata load factor sebesar 94 persen, dengan keterisian kelas bisnis mencapai 83 persen dan kelas ekonomi 94 persen.

Pada rute tersebut, maskapai telah merealisasikan sebanyak 71 penerbangan tambahan (extra flight).

Tingginya tingkat keterisian ini menunjukkan bahwa kapasitas kursi yang disediakan oleh maskapai telah dimanfaatkan secara optimal, sekaligus mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan udara selama periode libur akhir tahun. Selain dari sisi keterisian penumpang, frekuensi penerbangan menuju Bali juga tetap terjaga.

baca juga

Jumlah penerbangan rute CGK–DPS berada pada kisaran 32 hingga 45 penerbangan per hari dengan penyesuaian operasional yang lazim terjadi selama periode libur panjang.

Berikut data pergerakan pesawat dan penumpang menuju ke Bali:

  1. Pergerakan pesawat harian sebanyak 467 penerbangan, atau tumbuh 10,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan secara kumulatif periode 18–28 Desember 2025 mencapai 4.787 penerbangan, atau tumbuh 2,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  2. Pergerakan penumpang harian tercatat sebanyak 82.445 penumpang, dengan pergerakan kumulatif periode 18–28 Desember 2025 mencapai 768.949 penumpang.
  3. Realisasi extra flight kumulatif periode 18–28 Desember 2025 sebanyak 267 penerbangan.
  4. On Time Performance (OTP) kumulatif sebesar 67,48 persen, dengan load factor kumulatif 74,05 persen.

Ditjen Perhubungan Udara juga mencermati bahwa dinamika kunjungan wisatawan ke Bali saat ini juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca, genangan air (banjir) akibat curah hujan tinggi, serta penanganan sampah di sejumlah wilayah di Bali, namun demikian, faktor-faktor tersebut tidak berdampak terhadap aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Kami menegaskan bahwa seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan operasional terus kami lakukan, termasuk melalui kegiatan ramp check dan pengawasan tarif, agar layanan angkutan udara selama Nataru berjalan aman dan lancar," pungkas Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya

Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 27 Desember 2025 | 09:54 WIB

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:03 WIB

Genjot Konsumsi Akhir Tahun, Pemerintah Incar Perputaran Uang Rp110 Triliun

Genjot Konsumsi Akhir Tahun, Pemerintah Incar Perputaran Uang Rp110 Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:57 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×