Mulai 2026, Utang ke Pinjol Bakal Lebih Ketat

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:46 WIB
Mulai 2026, Utang ke Pinjol Bakal Lebih Ketat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah berani untuk mengerem potensi jeratan utang di masyarakat terkait pinjol.
baca 10 detik
  • OJK batasi rasio utang pinjol terhadap gaji secara bertahap hingga 2026.
  • Pembiayaan pindar tembus Rp92,92 T, namun 22 perusahaan alami kredit macet di atas 5%.
  • Aturan baru paksa pinjol perkuat penilaian risiko agar pembiayaan lebih sehat.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah berani untuk mengerem potensi jeratan utang di masyarakat. Regulator kini sedang menggodok aturan batas maksimum rasio utang terhadap penghasilan bagi nasabah fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar).

Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap hingga tahun 2026. Tujuannya jelas: memaksa penyelenggara pindar untuk lebih selektif dan memperkuat sistem penilaian risiko (credit scoring) mereka. Dengan aturan ini, ke depan masyarakat tidak bisa lagi meminjam uang melampaui kemampuan bayar dari pendapatan bulanan mereka.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menjelaskan bahwa masa transisi hingga 2026 diberikan agar industri memiliki persiapan yang cukup.

"Ketentuan ini dimaksudkan agar penyelenggara pindar melakukan persiapan, antara lain tersedianya sistem penilaian risiko yang memadai, sehingga pembiayaan dapat disalurkan secara prudent (hati-hati) dan berkelanjutan," tegas Agusman dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12/2025).

Langkah OJK ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data per Oktober 2025, tercatat masih ada 22 perusahaan pindar yang memiliki tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) atau risiko kredit macet di atas ambang batas 5%.

Menariknya, mayoritas kredit macet ini berasal dari segmen pembiayaan produktif. Berbeda dengan konsumtif, segmen ini sangat rentan terkena hantaman dinamika ekonomi makro yang fluktuatif sepanjang tahun.

Meskipun ada rapor merah di beberapa perusahaan, secara agregat industri pindar masih menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif. Total pembiayaan per Oktober 2025 menembus Rp92,92 triliun, tumbuh 23,86% secara tahunan (YoY).

Kabar baiknya, kualitas kredit secara industri menunjukkan perbaikan tipis. Angka TWP90 agregat berada di posisi 2,76% pada Oktober 2025, turun dibandingkan bulan September yang berada di angka 2,82%.

Namun, OJK tetap mewaspadai tren pertumbuhan ini. Dengan proyeksi digitalisasi yang semakin masif di tahun depan, inovasi produk berbasis data alternatif diharapkan tetap diimbangi dengan mitigasi risiko yang ketat. Aturan batasan rasio utang terhadap gaji ini akan menjadi "jangkar" agar pertumbuhan pinjol di Indonesia tidak menjadi gelembung yang meledak di masa depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Tetap Kuat di Tahun 2026

OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Tetap Kuat di Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:55 WIB

OJK Lirik Pekerja Informal untuk Masuk Dana Pensiun

OJK Lirik Pekerja Informal untuk Masuk Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 08:15 WIB

OJK Buka Skema Asuransi Kredit, Pindar Didorong Tumbuh Lebih Sehat

OJK Buka Skema Asuransi Kredit, Pindar Didorong Tumbuh Lebih Sehat

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 12:19 WIB

Terkini

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:10 WIB

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:09 WIB

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 19:05 WIB

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:59 WIB

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

×