Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian Dana Bergulir di Provinsi Bali

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2025 | 20:35 WIB
LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian Dana Bergulir di Provinsi Bali
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB) Koperasi terus berkomitmen mewujudkan tata kelola keuangan negara yang akuntabel melalui akselerasi penyelesaian Nilai Realisasi Bersih (NRB) program pengalihan dana bergulir periode 2000-2007. (Dok: LPDB Koperasi)

Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB) Koperasi terus berkomitmen mewujudkan tata kelola keuangan negara yang akuntabel melalui akselerasi penyelesaian Nilai Realisasi Bersih (NRB) program pengalihan dana bergulir periode 2000-2007.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat provinsi yang digelar di Bali, LPDB Koperasi bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM serta mitra perbankan untuk merumuskan langkah konkret penyelesaian sisa dana yang telah berjalan selama dua dekade tersebut.

Hingga 22 Desember 2025, realisasi pengembalian dana ke rekening LPDB Koperasi secara nasional telah menunjukkan angka yang sangat positif, dengan capaian 83 persen dari total nilai NRB yang sebesar Rp1,2 triliun.

Direktur Keuangan LPDB Koperasi, Bambang Sadewo, menekankan bahwa penyelesaian NRB bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi, melainkan upaya memastikan validitas data keuangan negara sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Penyelesaian NRB adalah bagian dari komitmen kita bersama dalam melaksanakan monitoring sehingga data dapat diakui validitasnya. Kami terus melakukan optimalisasi pengalihan dana melalui koordinasi di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga langsung ke koperasi penerima. Kami berharap melalui forum ini terbangun kesamaan persepsi dan langkah tindak lanjut yang konkret serta terukur,” ujar Bambang Sadewo.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan ke depan meliputi kompleksitas historis penerima dana serta kebutuhan koordinasi intensif antar-dinas untuk memastikan status operasional koperasi di lapangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Pengembangan Usaha LPDB Koperasi Afif Thosin Roy Akhmad, menyatakan bahwa program yang telah berjalan memerlukan kepastian hukum dan batas waktu penyelesaian yang jelas.

“Negara memerlukan kepastian, baik dari sisi administrasi, akuntabilitas keuangan, maupun kepastian hukum. Oleh karena itu, kami mendorong empat langkah strategis: penguatan basis data, peningkatan sinergi kementerian dan dinas, optimalisasi skema penyelesaian piutang, serta mereview kembali Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan bank pelaksana agar sesuai dengan regulasi saat ini,” tegas Afif Thosin.

Afif juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas Koperasi di wilayah Bali dan mitra perbankan seperti PT BPD Bali, KB Bank, BNI, Bank Muamalat, dan BSI atas dukungannya dalam proses rekonsiliasi data.

Adapun kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Bapak Try Arya Dhyana Kubontubuh, serta para Kepala Dinas Koperasi tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali.

Rakor ini menjadi momentum strategis untuk melakukan konsolidasi dan penguatan langkah penyelesaian NRB secara komprehensif dan berkelanjutan di wilayah Bali, menyusul kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di tingkat nasional.

Dengan capaian yang mendekati target total, LPDB Koperasi optimis bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pengawas akan mampu menuntaskan pekerjaan rumah historis ini demi pelayanan koperasi yang lebih progresif di masa depan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Belur Dihantam Bencana, Purbaya Akan Tambah Anggaran Aceh Rp 1,63 Triliun di 2026

Babak Belur Dihantam Bencana, Purbaya Akan Tambah Anggaran Aceh Rp 1,63 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:36 WIB

Purbaya Sentil BNPB karena Lelet Serap Anggaran Bencana, Dana Nganggur Masih Rp 1,51 T

Purbaya Sentil BNPB karena Lelet Serap Anggaran Bencana, Dana Nganggur Masih Rp 1,51 T

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:28 WIB

Purbaya Klaim Dana Bantuan Banjir Sumatra Rp 268 Miliar Sudah Cair ke 3 Provinsi

Purbaya Klaim Dana Bantuan Banjir Sumatra Rp 268 Miliar Sudah Cair ke 3 Provinsi

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:44 WIB

Purbaya Kaget Dengar Curhat TNI, Mesti Utang demi Perbaiki Infrastruktur Terdampak Bencana

Purbaya Kaget Dengar Curhat TNI, Mesti Utang demi Perbaiki Infrastruktur Terdampak Bencana

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:59 WIB

Mulai 2026, Utang ke Pinjol Bakal Lebih Ketat

Mulai 2026, Utang ke Pinjol Bakal Lebih Ketat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 11:46 WIB

KPK Bantah Ada Intervensi untuk Hentikan Penyidikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara

KPK Bantah Ada Intervensi untuk Hentikan Penyidikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara

News | Senin, 29 Desember 2025 | 17:45 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB