Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

5 Alasan Mengapa Harga Emas Cenderung Naik Terus Setiap Tahun

Agung Pratnyawan

Rabu, 31 Desember 2025 | 10:42 WIB
5 Alasan Mengapa Harga Emas Cenderung Naik Terus Setiap Tahun
Ilustrasi emas (Unsplash)

Suara.com - Ada alasan mengapa harga emas cenderung naik terus dari tahun ke tahun. Ini bukan hanya masalah di dalam negeri, namun karena dipengaruhi secara global.

Sebagaimana diketahui, emas menjadi salah satu instrumen investasi yang berkilau saat ini. Sebab logam mulia kuning ini dianggap safe haven yang bisa menjaga nilai uang tetap sama.

Memang jika diperhatikan secara harian, harga emas naik turun sesuai dengan permintaan pasar.

Akan tetapi jika kita tarik secara tahunan, lima tahun, atau sepuluh tahun, maka harga emas cenderung naik. Bukan tanpa alasan, ternyata ada penyebab mengapa harga emas cenderung naik.

Jadi, Kenapa Harga Emas Naik Terus? 

1. Adanya Ketidakpastian Ekonomi

Alasan pertama mengapa harga emas cenderung naik dari tahun ke tahun adalah adanya ketidakstabilan ekonomi dunia.

Saat perekonomian dunia berada dalam situasi penuh risiko, investor cenderung mencari instrumen yang dianggap aman, salah satunya emas.

Selain itu, faktor geopolitik juga bisa menjadi penyebab mengapa harga emas naik.

baca juga

Banyak negara memutuskan untuk menjadikan emas cadangan kas mereka karena logam mulia ini dikenal mampu menjaga nilainya bahkan ketika kondisi ekonomi memburuk.

ilustrasi emas (freepik)
ilustrasi emas (freepik)

2. Inflasi yang Tinggi

Kedua adalah inflasi yang tinggi dan ini terjadi setiap tahun. Saat inflasi meningkat, maka uang fiat akan melemah.

Oleh sebab itu, banyak konglomerat yang lebih memercayakan nilai mereka pada logam mulia yang bernama emas ini.

Emas memiliki nilai intrinsik yang relatif stabil dan tidak mudah tergerus oleh inflasi, sehingga banyak investor mengalihkan asetnya ke logam mulia ini.

Selain itu, inflasi yang tinggi berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Dalam kondisi tersebut, emas sering dianggap sebagai pilihan investasi yang aman karena harganya cenderung mengikuti kenaikan harga barang dan jasa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:57 WIB

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:44 WIB

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:25 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×