Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Cabai Tak Kunjung Turun Masih Rp 70.000 per Kg, Apa Penyebabnya?

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53 WIB
Harga Cabai Tak Kunjung Turun Masih Rp 70.000 per Kg, Apa Penyebabnya?
Pedagang menimbang cabai rawit yang dijualnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (3/3/2025). .[ANTARA FOTO/Aditya Nugroho]
  • Wamendag Dyah Roro memantau harga cabai di Jakarta pada 31 Desember 2025, mendapati harga masih tinggi.
  • Harga cabai bertahan di Rp60.000–Rp70.000 per kilogram akibat produksi terpengaruh cuaca buruk.
  • Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi untuk mengoptimalkan produksi dan menjaga pasokan cabai jangka menengah.

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, melihat harga cabai di pasar masih tergolong tinggi meski menunjukkan tren penurunan menjelang pergantian tahun.

Kondisi tersebut dipengaruhi faktor cuaca yang berdampak langsung terhadap produksi cabai di tingkat petani.

Pernyataan itu disampaikan Dyah Roro saat melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Senen dan Pasar Johor Baru, Jakarta, Selasa (31/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia mendapati harga cabai masih berada di atas harga acuan meski sudah bergerak turun dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Muamar, salah seorang pedagang cabai rawit di Pasar Serpong, Kota Tangsel, Jumat (12/3/2021). [Suara.com/Wivy]
Muamar, salah seorang pedagang cabai rawit di Pasar Serpong, Kota Tangsel, Jumat (12/3/2021). [Suara.com/Wivy]

"Kalau untuk cabai, cabai rawit, segala bentuk cabai itu, masih di atas sedikit ya dari harga acuan, tetapi sudah turun trennya," ujar Dyah di Pasar Senen.

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai masih berada di kisaran Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per kilogram. Meski demikian, pergerakan harga menunjukkan penurunan dibandingkan kondisi tiga minggu sebelumnya.

"Memang cabai itu tadi trennya semua turun ya, trennya turun dibandingkan tiga mingguan yang lalu. Namun untuk cabai masih di atas dikit ya, di atas harga acuannya sedikit, di kisaran Rp 60.000 – Rp 70.000,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang membuat harga cabai sulit turun signifikan adalah kondisi cuaca. Curah hujan yang tinggi dinilai berdampak langsung terhadap kualitas dan volume panen cabai.

"Cabai itu memang agak challenging ya, karena cuaca, dan dia rentan. Kalau misalnya ada embun saja itu dia mempengaruhi bahkan pucuk dari cabainya, dan itu bisa langsung menyebar ke seluruhannya," kata Dyah.

Ia menambahkan, hujan membuat stok cabai di pasaran tidak terlalu banyak, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kondisi tersebut kemudian mendorong harga bertahan di level tinggi meski tren mulai menurun.

"Jadi di mana biasanya stoknya itu tidak terlalu banyak, sehingga tentunya harganya juga naik. Nah semakin hujan biasanya trennya seperti itu," ucapnya.

Dyah Roro menyebut, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mencari solusi jangka menengah, khususnya dalam menjaga pasokan cabai di tengah tantangan cuaca ekstrem.

"Ke depannya kita akan berkoordinasi dengan lintas kementerian, termasuk Kementerian Pertanian, untuk memastikan bagaimana cadangan dan produksi cabai itu bisa semakin optimal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem! Wamendag Pantau Pasokan Pangan dan Antisipasi Lonjakan Harga Cabai

Waspada Cuaca Ekstrem! Wamendag Pantau Pasokan Pangan dan Antisipasi Lonjakan Harga Cabai

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:24 WIB

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB