Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:59 WIB
ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari
Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist].
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung meninjau sumur Padang Pancuran di Jambi untuk dorong target produksi minyak 900 ribu barel per hari tahun 2029.
  • Sumur eksplorasi PHE Jambi Merang, Padang Pancuran, telah berproduksi 451 barel per hari sejak 23 Desember.
  • Kementerian ESDM mendukung industri hulu migas melalui regulasi yang disederhanakan guna meningkatkan ketahanan energi nasional.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menyatarakan produksi minyak dalam negeri masih harus digenjot demi mencapai target produksi 900 ribu barel per hari  pada tahun 2029.

Tercatat pada 2025, produksi minyak masih berada di angka 605 ribu ribu barel per hari. 

Hal itu disampaikan Yuliot saat meninjau sumur eksplorasi Padang Pancuran yang dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang di Jambi pada Selasa (30/12/2025).

"Berarti kita harus meningkatkan sekitar 50 persennya. Kita harus bahu-membahu bagaimana target produksi ini bisa kita lakukan percepatan," jelas Yuliot. 

Ilustrasi produksi minyak dan gas. [Antara/ndri Saputra/nym]
Ilustrasi produksi minyak dan gas. [Antara/ndri Saputra/nym]

Yuliot menjelaskan, PHE kini fokus pada struktur sumur Padang Pancuran. Berdasarkan uji produksi yang dilakukan, sumur tersebut memiliki potensi mencapai 1.730 barel per hari.

Dengan potensi itu, sumur-sumur di wilayah kerja Jambi Merang  juga diharapkan bisa berkontribusi signifikan terhadap produksi minyak dalam negeri. 

Yuliot, menegaskan komitmen Kementerian ESDM dalam mendukung industri hulu migas nasional melalui penyederhanaan regulasi. 

Pemerintah berupaya memberikan kemudahan bagi KKKS dengan memfasilitasi berbagai aspek strategis, mulai dari teknis produksi dan skema bagi hasil, hingga memberikan fleksibilitas dalam pola kerja sama.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini merupakan bagian peningkatan ketahanan energi secara nasional, kemandirian energi nasional, sehingga ketergantungan kita terhadap impor bisa kita kurangi," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi meyampaikan Sumur Padang Pancuran merupakan salah satu dari discovery eksplorasi PHE yang terbesar pada tahun 2024. 

"Kalau kita melihat proses eksplorasi sampai ke produksi, normalnya itu membutuhkan waktu lima tahun," katanya. 

"Tapi kami berkomitmen ketika ada discovery, dari Pertamina kita arahkan bagaimana caranya ketika kita menemukan lapangan baru, kita menemukan reservoir yang baru, dan apabila kita mempunyai fasilitas yang terdekat, kita usahakan untuk segera diproduksikan," sambungnya. 

Awang mengungkap pengeboran sumur di Padang Pancuran yang telah resmi beroperasi (on stream) per 23 Desember. Sumur tersebut mencatatkan produksi minyak sebesar 451 barel per hari.

Kini pihaknya sedang menyusun rencana pengembangan atau Plan of Development (POD) yang ditargetkan rampung pada tahun 2026. Setelahnya, kegiatan akan dilanjutkan dengan rangkaian pemboran sumur-sumur berikutnya

"Dan kalau kita bicara dengan teman-teman subsurface eksplorasi, Padang Pancuran eksplorasi tidak cukup dengan PPC-001. Insyaallah dari seismik nanti akan ada appraisal berikutnya yang akan membuka kotak pandora di tutupan-tutupan yang lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:45 WIB

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:35 WIB

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB