- Bursa Efek Indonesia mengumumkan 70 perusahaan berpotensi dihapus paksa karena suspensi perdagangan saham lebih dari enam bulan.
- Langkah ini diambil untuk menjaga integritas pasar modal dan melindungi kepentingan investor dari perusahaan tidak sehat.
- Daftar tersebut mencakup emiten BUMN besar seperti WSKT dan WIKA, serta banyak perusahaan swasta dari berbagai sektor.
PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL), PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA), PT PP Properti Tbk (PPRO), PT Master Print Tbk (PTMR), PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE), PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Siwani Makmur Tbk (SIMA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB).
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), PT SMR Utama Tbk (SMRU), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Sugih Energy Tbk (SUGI), PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM), PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH), PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE), PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK).
PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS), PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT), PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP), dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).