Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:46 WIB
Perdagangan Perdana 2026, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
  • Harga minyak Brent dan WTI naik tipis pada 2 Januari 2026 setelah penurunan signifikan sepanjang tahun 2025.
  • Investor menantikan pertemuan OPEC+ pada 4 Januari, diperkirakan mempertahankan kebijakan pasokan tanpa penambahan kuota produksi.
  • Risiko geopolitik baru, termasuk sanksi AS terhadap Venezuela dan konflik Rusia-Ukraina, mendukung kenaikan harga minyak.

Suara.com - Harga minyak dunia tercatat naik tipis pada perdagangan perdana, Jumat 2 Januari 2026, setelah mencatatkan penurunan tahunan terbesar sejak 2020.

Investor saat ini tengah menimbang munculnya risiko geopolitik baru, di tengah ekspektasi bahwa OPEC akan mempertahankan kebijakan pasokan mereka dalam pertemuan pekan ini.

Mengutip dari Investing.com, pada ada pukul 21:13 ET (02:13 GMT), harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 0,2 persen menjadi 60,97 dolar AS per barel.

Begitu juga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,2 persen menjadi 57,55 dolar AS per barel.

Kedua harga itu mengalami penurunan hampir 20 persen pada 2025 karena kekhawatiran yang terus-menerus tentang kelebihan pasokan global dan pertumbuhan permintaan yang tidak merata.

Perhatian pasar saat ini tertuju pada pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Januari mendatang.

Logo OPEC. (Shutterstock)
Logo OPEC. (Shutterstock)

Kelompok negara produsen minyak tersebut diperkirakan akan tetap pada keputusannya untuk tidak menambah kuota produksi.

Langkah ini menyusul kesepakatan akhir tahun lalu, OPEC memutuskan untuk menunda rencana peningkatan pasokan pada awal 2026 guna menstabilkan harga yang sempat anjlok tajam.

Mengingat kondisi pasar yang saat ini dinilai sudah memiliki pasokan melimpah, pasar memperkirakan OPEC akan menegaskan kembali komitmen tersebut dan menghindari penambahan volume minyak.

Perkembangan geopolitik memberikan dukungan terhadap harga. Presiden AS Donald Trump dilaporkan meningkatkan kampanyenya melawan ekspor minyak Venezuela dengan memberlakukan sanksi baru terhadap perusahaan-perusahaan yang berbasis di Hong Kong dan China daratan.

Kebijakan tegas tersebut menarget korporasi serta armada kapal yang dituduh memfasilitasi Venezuela dalam menghindari sanksi internasional.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya gangguan pada arus pengiriman minyak mentah dari Venezuela.

Di samping itu, memasuki awal tahun 2026, konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas dengan laporan serangan dari kedua belah pihak yang menargetkan pelabuhan di Laut Hitam serta infrastruktur pendukungnya.

Anjloknya harga minyak pada tahun lalu utamanya disebabkan oleh fenomena kelebihan pasokan global.

Hal ini terjadi karena OPEC mulai meningkatkan kembali produksinya, sementara produsen di luar kelompok tersebut tetap mempertahankan volume keluaran yang tinggi.

Dominasi pasokan yang melimpah tersebut melampaui berbagai kekhawatiran akan gangguan distribusi akibat konflik geopolitik, sehingga harga minyak terus tertekan sepanjang tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih, Gegara Aksi AS Mau Akhir Perang Rusia-Ukraina

Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih, Gegara Aksi AS Mau Akhir Perang Rusia-Ukraina

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 12:31 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:26 WIB

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 12:49 WIB

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB