Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 05 Januari 2026 | 16:08 WIB
Rupiah Masih Suram di Awal Pekan Ini, Merosot ke Level Rp 16.740
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah 0,09 persen pada Senin, 5 Januari 2026, mencapai Rp 16.740 per USD.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global terkait penangkapan Presiden Venezuela dan data neraca perdagangan mengecewakan.
  • Mata uang Asia umumnya cenderung melemah, kecuali baht Thailand yang mengalami penguatan terbesar pada hari tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan pada penutupan Senin, 5 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.740 per USD

Alhasil, rupiah melemah 0,09 persen dibanding penutupan pada Jumat yang berada di level Rp 16.725 per USD.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.748 per USD.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Saat ini pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Salah satunya, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,41 persen. Disusul, ringgit Malaysia ambles 0,37 persen.

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang ditutup terkoreksi 0,26 persen dan won Korea Selatan yang tertekan 0,13 persen.

Lalu rupee India yang tergelincir 0,09 persen. Berikutnya, yen Jepang yang turun 0,09 persen dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,06 persen pada hari ini.

Sedangkan, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,5 persen.

Kemudian, ada yuan China yang naik 0,11 persen dan dolar Hongkong yang menguat tipis 0,06 persen terhadap the greenback.

Sentimen Pelemahan Rupiah

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global dan dalam negeri.

Salah satunya, mengenai penangkapan Presiden Venezuela yang dilakukan oleh Trump hingga data neraca perdagangan Indonesia yang diumumkan oleh BPS.

"Rupiah melemah terhadap dolar AS yang menguat secara luas paska penangkapan Maduro. Data perdagangan Indonesia bulan November yang mengecewakan dan di bawah harapan ikut menekan rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengatakan rupiah tentunya masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Bahkan diprediksi akan menembus USD Rp 17.000 ribu.

"Namun di level-level penting mendekati Rp 17.000 sangat besar kemungkinan BI akan kembali intervensi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 10:54 WIB

Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok

Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:25 WIB

Terkini

Variety Show Mr. Trot 4 Tayang Desember, Ini Jajaran Pengisi Acaranya

Variety Show Mr. Trot 4 Tayang Desember, Ini Jajaran Pengisi Acaranya

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Protes Petasan Maulid Nabi Berujung Laporan Polisi, Warga Pondok Pinang Klaim Didorong hingga Jatuh

Protes Petasan Maulid Nabi Berujung Laporan Polisi, Warga Pondok Pinang Klaim Didorong hingga Jatuh

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Touring Tanpa Beban? Cek Promo KKB BRI yang Bikin Harga Moge Terasa Murah

Touring Tanpa Beban? Cek Promo KKB BRI yang Bikin Harga Moge Terasa Murah

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

Bulan Dana PMI Disorot soal Target Iuran, Pramono Anung Minta Pengetatan Aturan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Menkeu Suahasil: Fiskal-Danantara Itu Saudara Kembar, Komunikasi Harus Lancar

Menkeu Suahasil: Fiskal-Danantara Itu Saudara Kembar, Komunikasi Harus Lancar

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×