Perusahaan Raksasa Diisukan IPO Saham Sebentar Lagi, Ini Profilnya

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 06 Januari 2026 | 14:34 WIB
Perusahaan Raksasa Diisukan IPO Saham Sebentar Lagi, Ini Profilnya
Indonesia Stock Exchange (IDX) [Suara.com/Hadi/Ist]
Baca 10 detik
  • BEI mengindikasikan sentimen positif pasar modal awal 2026 dengan perusahaan kapitalisasi besar bersiap melaksanakan IPO.
  • PT Titan Infra Sejahtera, logistik batu bara terintegrasi di Sumatra, berencana melantai di bursa pada kuartal pertama 2026.
  • PT Anugrah Neo Energy Materials, pemain kunci hilirisasi nikel untuk baterai EV, sedang menjalani tahap edukasi investor.

Neo Energy: Memperkuat Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik Global

Sinyal IPO kuat lainnya datang dari sektor hilirisasi mineral, yakni PT Anugrah Neo Energy Materials atau Neo Energy.

Perusahaan yang berbasis di Jakarta Selatan ini merupakan pemain kunci dalam ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia melalui pengolahan nikel dan material baterai.

Neo Energy beroperasi di Morowali dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Fokus bisnis perusahaan sangat sejalan dengan tren ekonomi hijau global, yakni:

Integrasi Vertikal: Menguasai konsesi tambang nikel hingga fasilitas pengolahan High Pressure Acid Leach (HPAL).

Produksi MHP: Menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) yang merupakan komponen inti baterai EV.

Kawasan Industri Hijau: Mengembangkan kawasan NEMIE dan NEPIE yang didukung oleh sumber energi terbarukan seperti PLTA dan solar farm.

Berdasarkan rumor pasar, Neo Energy saat ini sedang menjalani tahapan edukasi investor atau Pre-Deal Investor Education (PDIE).

Menariknya, raksasa produsen baterai asal Tiongkok, Gotion High-Tech—yang juga merupakan mitra strategis Volkswagen Group—dikabarkan akan bergabung sebagai mitra strategis.

Baca Juga: Profil Pemilik Saham MORA, Emiten Infrastruktur Jaringan yang Harganya Meroket

Gotion disebut-sebut akan menyerap porsi saham pada proyek HPAL perusahaan, memberikan transfer teknologi, sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) saat IPO berlangsung nanti.

Masuknya Titan Infra dan Neo Energy ke bursa menunjukkan bahwa sektor infrastruktur energi dan hilirisasi mineral masih menjadi primadona di mata investor.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI