Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Diganti per 1 Januari, Simak Perbedaan JIBOR dan INDONIA

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 08:44 WIB
Diganti per 1 Januari, Simak Perbedaan JIBOR dan INDONIA
Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]
  • Bank Indonesia secara resmi mengganti publikasi JIBOR dengan INDONIA mulai tanggal 1 Januari 2026.
  • INDONIA menggunakan rata-rata tertimbang volume transaksi bank, berbeda dari JIBOR yang hanya kuotasi penawaran.
  • BI menargetkan perluasan penggunaan INDONIA hingga tenor 12 bulan secara bertahap hingga tahun 2030.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menggantikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dengan beralih ke publikasi Indonesia Overnight Index Average (INDONIA).

Adapun pergantian ini sudah dimulai per 1 Januari 2026.

Kepala Grup Departemen Pengembangan Pasar Keuangan (DPPK) BI, Arief Rachman, mengatakan perbedaan utama JIBOR dan INDONIA terletak pada basis perhitungannya.

Adapun, JIBOR diambil hanya berdasarkan rata-rata harga kuotasi suku bunga penawaran 17 bank kontributor, sementara INDONIA diambil dari rata-rata tertimbang by volume transaksi overnight seluruh bank konvensional.

"Bedanya JIBOR dengan INDONIA. Bedanya ini harga penawaran, satu lagi harga transaksi yang terjadi, Satu lagi cuma rata-rata sederhana, yang ini adalah rata-rata tertimbang." ujarnya dalam Taklimat Media, Rabu (7/1/2026).

Kata dia, menilai INDONIA lebih mampu menggambarkan kondisi likuiditas serta dinamika pasar uang secara lebih akurat.

"Karena itu lebih mencadangkan kondisi di pasar. Kalau kita balik ke depan, yang selain itu referensi harus bisa dipercaya dan bisa menjadi referensi dan transparan. Jadi yang lebih memenuhi syarat sebagai suku bunga yang bisa menjadi acuan," bebernya.

BI pun telah menargetkan penggunaan INDONIA tidak hanya terbatas pada tenor overnight, tetapi juga diperluas hingga tenor non-overnight, bahkan hingga 12 bulan secara bertahap menuju 2030.

“Agar pasarnya, pasar keuangan ini memiliki harga yang semakin kredibel,” imbuhnya.

Dia menambahkan, BI juga membentuk National Working Group on Blueprint Pendalaman Pasar Uang (BPPU) yang melibatkan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, serta Asosiasi Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (Apuvindo).

“Dengan kita bersinergi ini tentunya kita bisa dengan lebih komprehensif melakukan persiapan dalam konteks kita beralih ke INDONIA ke depan. Berdasarkan hasil koordinasi kami, (BI) siap untuk beralih ke INDONIA ke depan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 08:42 WIB

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Dibalik Cerita IPO Superbank! Gak Cuma Zonk, Pemburu Saham SUPA Rela Pinjol dan Dapat Jatah 3 Lot

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:50 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Turun, Kini Tinggal Rp 7.079 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Turun, Kini Tinggal Rp 7.079 Triliun

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 12:44 WIB

Bank Indonesia: Ekspor Kopi Indonesia Laris di Afrika hingga Amerika

Bank Indonesia: Ekspor Kopi Indonesia Laris di Afrika hingga Amerika

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 07:48 WIB

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:05 WIB

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB