Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Pangan Nasional Mayoritas Turun, Cabai hingga Beras Terkoreksi

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 15:05 WIB
Harga Pangan Nasional Mayoritas Turun, Cabai hingga Beras Terkoreksi
Ilustrasi pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pada Kamis (8/1/2026), harga mayoritas komoditas pangan nasional tercatat melemah berdasarkan data Badan Pangan Nasional.
  • Penurunan harga terdalam dialami komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, mengindikasikan pasokan mulai membaik.
  • Beberapa komoditas seperti kedelai impor dan jenis ikan tertentu mengalami kenaikan harga, sementara harga minyak goreng turun.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan tren pelemahan pada Kamis (8/1/2026).

Data panel harga pangan nasional yang dikelola Badan Pangan Nasional (BPN) mencatat mayoritas komoditas strategis mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Dari kelompok hortikultura, penurunan terdalam terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai merah besar turun Rp3.048 atau 7,44 persen menjadi Rp37.922 per kilogram.

Sementara cabai merah keriting melemah Rp2.471 atau 5,56 persen ke level Rp41.938 per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga ikut terkoreksi. Rata-rata nasional komoditas ini turun Rp1.469 atau 2,53 persen menjadi Rp56.627 per kilogram. Penurunan harga cabai memberi sinyal mulai membaiknya pasokan di pasar.

Komoditas bawang juga bergerak turun. Harga bawang merah tercatat melemah Rp2.174 atau 4,81 persen menjadi Rp43.015 per kilogram.

Adapun bawang putih bonggol turun Rp769 atau 1,98 persen ke level Rp38.145 per kilogram.

Dari kelompok beras, hampir seluruh jenis menunjukkan tren penurunan. Harga beras premium turun Rp83 atau 0,53 persen menjadi Rp15.469 per kilogram, sementara beras medium melemah Rp36 atau 0,27 persen ke posisi Rp13.519 per kilogram.

Beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga ikut terkoreksi. Harga rata-rata nasional beras SPHP turun Rp24 atau 0,19 persen menjadi Rp12.442 per kilogram.

Komoditas jagung tingkat peternak tercatat mengalami penurunan harga. Jagung turun Rp 59 atau 0,85 persen menjadi Rp6.904 per kilogram, yang berpotensi meringankan biaya pakan di sektor peternakan.

Pada komoditas protein hewani, harga daging sapi murni turun Rp853 atau 0,63 persen menjadi Rp134.737 per kilogram. Daging kerbau segar lokal juga turun Rp1.523 atau 1,08 persen ke level Rp139.310 per kilogram.

Harga daging kerbau beku impor tercatat melemah Rp590 atau 0,55 persen menjadi Rp107.457 per kilogram. Sementara harga daging ayam ras turun Rp184 atau 0,47 persen ke posisi Rp39.307 per kilogram.

Harga telur ayam ras juga bergerak turun meski terbatas. Komoditas ini tercatat melemah Rp 90 atau 0,29 persen menjadi Rp31.310 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami kenaikan. Harga kedelai biji kering impor naik Rp26 atau 0,24 persen menjadi Rp10.862 per kilogram.

Garam konsumsi juga tercatat naik Rp60 atau 0,52 persen ke level Rp11.575 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada beberapa jenis ikan. Harga ikan tongkol naik Rp374 atau 1,02 persen menjadi Rp36.864 per kilogram.

Ikan kembung (pixabay)
Ikan kembung (pixabay)

Ikan kembung mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni Rp608 atau 1,37 persen ke level Rp44.922 per kilogram.

Sementara itu, harga ikan bandeng justru bergerak turun Rp557 atau 1,52 persen menjadi Rp36.032 per kilogram.

Untuk komoditas pangan olahan, harga gula konsumsi turun Rp41 atau 0,23 persen menjadi Rp18.042 per kilogram.

Minyak goreng kemasan tercatat turun Rp75 atau 0,36 persen menjadi Rp20.975 per liter, sedangkan minyak goreng curah melemah Rp88 atau 0,50 persen ke level Rp17.590 per liter.

Harga Minyakita juga ikut terkoreksi. Komoditas ini turun Rp 79 atau 0,45 persen menjadi Rp 17.607 per liter.

Tepung terigu kemasan turun Rp60 atau 0,46 persen ke level Rp12.895 per kilogram, sementara tepung terigu curah justru naik tipis Rp18 atau 0,19 persen menjadi Rp9.735 per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program MBG:  Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:49 WIB

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 14:10 WIB

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:37 WIB

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:15 WIB

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB