Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:35 WIB
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
Ilustrasi gas DME dan gas LPG (Google Studio Ai)
baca 10 detik
  • Menteri ESDM menyebut hilirisasi batubara menjadi DME adalah upaya kurangi impor LPG karena produksi domestik rendah.
  • Indonesia sangat bergantung impor LPG mencapai 8,4 juta ton untuk memenuhi kebutuhan domestik tahunan.
  • Pembangunan pabrik DME, memanfaatkan batubara kalori rendah, direncanakan mulai dilakukan pada Januari 2026.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut proyek hilirisasi batubara menjadi dimetil eter atau DME menjadi salah upaya untuk menekan ketergantungan impor liquified petroleum gas atau LPG.

Bahlil menyebut, ketergantungan terhadap impor LPG disebabkan kemampuan produksi dalam negeri.

Dikatakannya, dari 10 juta ton kebutuhan domestik, Indonesia hanya mampu memproduksi sekitar 1,6 juta ton. Dengan tingginya kebutuhan itu berdampak terhadap devisa yang harus dikeluarkan.

"Artinya kita itu impor 8,4 juta untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Berapa ratus triliun itu devisa kita keluar," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta yang dikutip, Jumat (9/1/2026).

Bahlil mengungkap, kendala produksi LPG dalam negeri, salah satu jenis bahannya bakunya.

"Untuk membangun pabrik LPG, kalau pakai gas itu kan bahan bakunya C3, C4. Sementara gas kita itu lebih banyak di C1, C2, mau tidak mau harus ada substitusi impor," ujar Bahli.

Oleh karenanya, proyek hilirisasi batubara menjadi DME menjadi salah satu kunci untuk menekan ketergantungan terhadap penggunaan LPG.

"Nah, caranya adalah memanfaatkan batubara low calorie untuk DME, itu bisa dipakai untuk mengganti LPG," imbuhnya.

Adapun rencana pembangunan pabrik DME akan dimulai pada bulan ini. Hal itu sebagaimana diungkap Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

baca juga

Dia menyebut, pemerintah akan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking 6 dari 18 proyek hilirisasi pada Januari 2026, termasuk hilirisasi batubara menjadi DME.

"Kemudian juga ada beberapa program yang berkenaan dengan energi, pembangunan beberapa titik DME," kata Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Keluar Batu Bara 1 Januari 2026 Belum Berlaku, Purbaya-Bahlil Masih Godok PMK

Bea Keluar Batu Bara 1 Januari 2026 Belum Berlaku, Purbaya-Bahlil Masih Godok PMK

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:00 WIB

Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM

Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:29 WIB

Tarif Listrik Kuartal I 2026 Tak Naik, PLN Berikan Penjelasan

Tarif Listrik Kuartal I 2026 Tak Naik, PLN Berikan Penjelasan

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:15 WIB

Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik

Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:15 WIB

ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari

ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:59 WIB

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:45 WIB

Terkini

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

×