Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:06 WIB
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
Arsip [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Bapanas memperpanjang distribusi beras SPHP 2025 hingga 31 Januari 2026 menggunakan skema RPATA.
  • Perpanjangan ini bertujuan meredam fluktuasi harga pasca tahun baru dan menyelesaikan sisa 697,1 ribu ton.
  • Pemerintah menjamin stok CBP Bulog kuat 3,25 juta ton dan memulai program SPHP 2026 Februari mendatang.

Suara.com - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara resmi memperpanjang masa pendistribusian beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun anggaran 2025 hingga 31 Januari 2026.

Langkah ini diambil sebagai strategi antisipatif untuk meredam fluktuasi harga komoditas pokok pasca-libur pergantian tahun sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengonfirmasi bahwa perpanjangan ini dimungkinkan berkat penggunaan skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).

Kebijakan tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Keuangan guna menuntaskan target penyaluran yang belum rampung di akhir tahun sebelumnya.

Penggunaan skema RPATA merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2025. RPATA merupakan rekening khusus milik Bendahara Umum Negara yang berfungsi menampung dana untuk penyelesaian pekerjaan yang melampaui batas tahun anggaran.

Dengan skema ini, Bapanas dapat mengakselerasi sisa target SPHP beras tahun 2025 yang tercatat masih sekitar 697,1 ribu ton.

"Sisa target tersebut akan dioptimalkan penyalurannya agar instrumen stabilisasi tetap bekerja di lapangan sebelum program SPHP tahun 2026 dimulai," ujar Sarwo di Jakarta, Minggu (11/1/2026), dikutip via Antara.

Bapanas memastikan bahwa intervensi pasar melalui SPHP didukung oleh ketahanan stok yang sangat kuat. Hingga penghujung 2025, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 3,25 juta ton.

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa posisi stok saat ini jauh lebih kuat dibandingkan masa lampau.

Sebagai perbandingan, saat Indonesia meraih penghargaan dari FAO pada 1984, stok nasional hanya berada di angka 2 juta ton.

Dengan ketersediaan yang melimpah, pemerintah memperingatkan pelaku usaha agar tidak menaikkan harga melebihi ketentuan yang berlaku.

Penyaluran beras SPHP akan tetap melalui jalur-jalur strategis guna menyentuh langsung konsumen akhir, di antaranya:

  • Koperasi Desa Merah Putih
  • Pasar Rakyat dan Ritel Modern
  • Gerakan Pangan Murah (GPM)

Selain beras SPHP, skema RPATA juga diaplikasikan pada bantuan pangan tahap kedua tahun 2025 berupa beras dan minyak goreng.

Hingga 9 Januari 2026, Bulog tercatat telah mendistribusikan 351,6 ribu ton beras dan 70,3 juta liter minyak goreng kepada 17,582 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Adapun untuk program SPHP tahun anggaran 2026, pemerintah telah menyepakati target penyaluran sebesar 1,5 juta ton berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas pada Desember lalu.

Program baru ini diproyeksikan mulai berjalan efektif pada 1 Februari 2026, segera setelah masa perpanjangan program 2025 berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas

Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas

Bisnis | Minggu, 11 Januari 2026 | 16:46 WIB

Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan

Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan

Bisnis | Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:32 WIB

Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?

Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:39 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB