Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya

M Nurhadi

Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
RMK Energy (RMKE)

Suara.com - PT RMK Energy Tbk (RMKE) yang belakangan terus mencatat kenaikan harga saham merevisi naik target harga sahamnya menjadi Rp 10.000 per lembar.

Kajian Sinarmas Sekuritas tersebut didasarkan pada posisi RMKE yang memiliki ekosistem bisnis logistik batubara terintegrasi paling dominan di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam riset terbarunya, analis mempertahankan rekomendasi Beli (Buy) dengan keyakinan bahwa fundamental perseroan sedang berada dalam jalur ekspansi yang agresif.

Integrasi rantai pasok RMKE—mulai dari proses bongkar muat di Stasiun Simpang, penggunaan jalan angkut (hauling road) eksklusif, hingga pemuatan ke tongkang di Pelabuhan Musi 2—dinilai sebagai keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi pesaing.

Salah satu sorotan utama dalam riset tersebut adalah efisiensi penggunaan modal (CapEx). Stasiun Simpang milik RMKE saat ini memiliki kapasitas terpasang hingga 30 juta ton per tahun.

Namun, sepanjang 2025, utilisasinya baru mencapai sekitar 30% atau 9 juta ton.

"Rendahnya tingkat utilisasi ini justru menjadi peluang emas. Perseroan memiliki ruang pertumbuhan yang sangat luas tanpa harus menggelontorkan belanja modal besar dalam jangka pendek," tulis laporan Sinarmas Sekuritas.

Di sisi infrastruktur pendukung, RMKE memiliki kekuatan armada dan fasilitas yang mumpuni:

  • Hauling Road: Jalan angkut sepanjang 8 km dengan kapasitas 15,1 juta ton per tahun.
  • Pelabuhan Musi 2: Dilengkapi lima jalur conveyor belt berkapasitas 32 juta ton per tahun, menjamin distribusi berjalan tanpa hambatan (bottleneck).

Revisi target harga ke level Rp 10.000 mencerminkan lonjakan volume bongkaran yang diprediksi melampaui ekspektasi pasar. Sinarmas Sekuritas memproyeksikan volume angkutan batubara RMKE dapat menyentuh 15 juta ton pada 2026 dan menembus angka 20 juta ton pada 2027.

Sebagai catatan, harga saham RMKE telah mengalami reli luar biasa dengan kenaikan lebih dari 100% sejak inisiasi riset awal.

Pada awal pekan ini, saham RMKE diperdagangkan di kisaran Rp 7.875, yang berarti masih terdapat ruang pertumbuhan (upside) yang sangat lebar menuju target harga baru.

Profil dan Struktur Pemilik RMKE

Didirikan pada 2009 dan melantai di bursa sejak 2021, RMKE bukan sekadar penyedia jasa logistik. Melalui anak usahanya, PT Truba Bara Banyu Enim, perseroan juga mengelola tambang batubara seluas 10.220 hektare di Muara Enim dengan cadangan terbukti mencapai 75 juta ton.

Berdasarkan data registrasi pemegang efek per Oktober 2025, struktur kepemilikan saham RMKE didominasi oleh:

PT RMK Investama: 56,8% (Pemegang Saham Pengendali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:58 WIB

Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?

Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:56 WIB

IHSG Gagal Tembus Level 9.000, Investor Panik Langsung Buru-buru Lego Saham

IHSG Gagal Tembus Level 9.000, Investor Panik Langsung Buru-buru Lego Saham

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:29 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB