Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Airlangga Klaim Indonesia Resmi Swasembada Solar, Tak Perlu Impor Lagi

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:08 WIB
Airlangga Klaim Indonesia Resmi Swasembada Solar, Tak Perlu Impor Lagi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan Indonesia swasembada solar setelah peresmian RDMP di Balikpapan.
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan RDMP Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026, dengan investasi USD 7,5 miliar.
  • Proyek ini meningkatkan kapasitas kilang menjadi 360 ribu barel per hari dan menghasilkan BBM standar Euro 5.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim bahwa Indonesia resmi swasembada solar usai Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menko Perekonomian menyatakan bahwa kebutuhan solar dalam negeri kini dapat dipenuhi berkat diresmikannya RDMP Balikpapan. Ia juga menyebut kalau Indonesia tak perlu impor solar dari luar.

"Dengan diresmikan RDMP kemarin oleh Bapak Presiden maka kita tidak perlu impor solar lagi," kata Airlangga, dikutip dari Antara, Selasa (13/1/2026).

Ia mengklaim bahwa capaian itu menandai swasembada sektor energi serta menjadi fondasi peningkatan kapasitas pengolahan dan kemandirian energi nasional.

Selain itu, pemerintah terus meningkatkan produksi energi lainnya guna memperkuat ketahanan energi serta mengurangi ketergantungan impor.

"Jadi kita sudah swasembada di bidang solar dan tentu kita akan terus tingkatkan untuk energi yang lain," lanjut dia.

Sekadar informasi, proyek RDMP Kilang Balikpapan merupakan proyek renovasi kilang terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 7,5 miliar atau setara Rp 123 triliun.

Fasilitas ini baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 12 Januari 2026.

Pasca-modernisasi, kapasitas pengolahan kilang ini melesat tajam dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Selain kuantitas, aspek kualitas juga menjadi fokus utama.

BBM yang dihasilkan kini memenuhi standar dunia Euro 5 dengan kandungan sulfur yang sangat rendah, yakni hanya 10 ppm, jauh lebih bersih dibandingkan standar Euro 2 sebelumnya yang mencapai 2.500 ppm.

Menteri ESDM Bahlil menegaskan bahwa penguatan sektor energi ini merupakan amanat langsung dari Pasal 33 UUD 1945.

Menurutnya, penyediaan energi sebagai sektor vital bagi rakyat wajib dikendalikan sepenuhnya oleh negara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Meroket, Mentan Amran Bidik Serapan Gabah 2026 Tembus 4 Juta Ton

Produksi Meroket, Mentan Amran Bidik Serapan Gabah 2026 Tembus 4 Juta Ton

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:26 WIB

Menteri Bahlil Mau Swasembada BBM Lewat RDMP Kilang Balikpapan

Menteri Bahlil Mau Swasembada BBM Lewat RDMP Kilang Balikpapan

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:03 WIB

Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali

Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:29 WIB

Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan

Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 19:40 WIB

RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi

RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:49 WIB

Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM

Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:31 WIB

Terkini

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:31 WIB

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah

Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:59 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:48 WIB

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB