Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan

Dicky Prastya Suara.Com
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:46 WIB
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Instagram Menkeu RI.
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya mengancam evaluasi pegawai Ditjen Pajak menyusul OTT KPK di Kanwil DJP Jakarta Utara.
  • Sanksi bagi pegawai pajak yang terlibat akan berupa rotasi untuk pelanggaran ringan dan penonaktifan untuk pelanggaran berat.
  • Purbaya sebelumnya juga mengancam merumahkan 16.000 pegawai Bea Cukai dalam setahun jika kinerja tidak membaik.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melayangkan ultimatum ke jajaran Kemenkeu. Setelah Bea Cukai, giliran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang kena ancamannya.

Hal ini diumumkan Purbaya usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara. Terbaru, KPK juga menggeledah kantor pusat DJP di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Menkeu Purbaya menyebut kalau dirinya bakal melakukan evaluasi kepada para pegawai Ditjen Pajak. Hal itu bisa berupa rotasi hingga dirumahkan.

"Nanti kita akan evaluasi seperti apa. Yang jelas nanti mungkin Pegawai Pajak akan dikocok ulang. Diputar-putar lah. Yang kelihatan terlibat, akan kita taruh di tempat terpencil atau dirumahkan saja," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Bendahara Negara menyatakan kalau sanksi kepada para pegawai pajak yang terlibat kecurangan tergantung pelanggaran. Jika ringan, mereka akan dirotasi.

Namun bagi mereka yang melakukan pelanggaran berat, pegawai pajak itu bakal dinonaktifkan Purbaya.

"Kalau terlibat sedikit, ya rotasi. Tapi kalau sudah jahat, dirotasi kan enggak ada gunanya. Kita sedang nilai itu," ancam dia.

Purbaya ancam pegawai Bea Cukai

Ini bukan kali pertama Purbaya mengancam bawahannya di Kemenkeu. Hal serupa juga sempat dilontarkan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Menkeu Purbaya menyebut kalau ancaman untuk merumahkan 16 ribu pegawai Bea Cukai adalah perintah langsung dari atasan. Makanya dia memberikan waktu setahun agar mereka segera berbenah.

Baca Juga: Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?

"Kita kasih waktu setahun untuk betulin. Kalau enggak, 16 ribu pegawai kita rumahkan. Bukan dari saya tuh, dari bos di atas," kata Purbaya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Bendahara Negara mengatakan kalau perintah itu untuk memecut para pegawai agar bekerja lebih baik. Dengan demikian Bea Cukai tak perlu lagi dibekukan ala era Orde Baru, di mana tugas itu diserahkan ke Société Générale de Surveillance (SGS), perusahaan asal Swiss.

"Jadi saya pakai itu untuk pecut Bea Cukai supaya bekerja lebih baik untuk perbaiki kinerjanya, supaya kita tidak perlu lagi menyerahkan ke asing, masa negara kita enggak mampu," timpal dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI