Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat

Dicky Prastya

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:14 WIB
Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan mendeteksi 40 perusahaan baja, termasuk dari China dan domestik, belum membayar pajak.
  • Dua perusahaan baja besar segera ditindak, sementara potensi kerugian negara dari industri ini mencapai Rp 4 triliun.
  • Menteri curiga ada keterlibatan oknum internal Kemenkeu serta mengancam reorganisasi DJP dan merumahkan pegawai Bea Cukai.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan ada 40 perusahaan baja yang tidak membayar pajak. Mereka tak hanya industri asal Indonesia, tapi juga ada yang dari China.

Purbaya menyebut kalau dari 40 perusahaan baja yang terdeteksi, dua di antaranya bakal segera ditindak dalam waktu dekat.

"Baja itu yang terdeteksi ada 40 perusahaan, yang dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat. Campur-campur (perusahaannya). Ada yang China ada yang Indonesia juga," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Purbaya mengaku heran dengan praktik pengemplang pajak baru terungkap beberapa waktu belakangan. Sebab mereka adalah perusahaan besar.

Ia lalu menduga ada orang dalam Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ikut terlibat dalam penggelapan pajak.

"Harusnya kan kalau perusahaan besar, kan gampang ngeliatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat. Nanti kita lihat ya," jelasnya.

Sebelumnya Purbaya menyoroti masalah di Ditjen Pajak Kemenkeu. Ia mengungkapkan modus dari beberapa perusahaan yang lolos bayar pajak.

"Yang saya tahu baja dan bahan bangunan. Ya pengusahanya dari china, punya perusahaan di sini, orang China semua, enggak bisa bahasa Indo. Jual langsung ke klien cash bases, enggak bayar PPN (Pajak Pertambahan Nilai), saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat. Ada baja, ada perusahaan bangunan tadi," tutur dia.

Menurutnya, potensi kerugian negara dari industri yang tidak bayar pajak itu bisa tembus lebih dari Rp 4 triliun dalam waktu setahun. Purbaya juga heran kalau petugas Pajak seolah tutup mata dengan praktik kecurangan itu.

baca juga

"Tapi yang saya heran adalah ada perusahaan yang familiar, perusahaan dari asing bisa beroperasi di sini. Sementara orang Pajak selama ini seperti agak tutup mata. kalau saya tahu kan mereka pasti lebih tahu dari saya, yang Bea Cukai seperti itu juga," beber dia.

Maka dari itu, Purbaya memastikan bakal reorganisasi DJP maupun Bea Cukai agar bekerja lebih serius ke depan. Khusus Bea Cukai, ancamannya adalah merumahkan 16 ribu pegawai.

"Kalau Bea Cukai ancamannya clear dari sana. Kalau enggak bisa betulin setahun ya betul-betul dirumahkan. Jadi saya akan selamatkan, supaya 16 ribu orang itu tetap bekerja. Tapi yang bagus yang kerjanya, yang jelek-jelek kita akan rumahkan. Saya akan kotakin betul," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

Rupiah Lemah hingga Level Tertinggi, Purbaya: Tak Usah Takut, 2 Minggu Menguat

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:29 WIB

5 Drama China Kostum yang Dikabarkan Tayang 2026, Mana yang Paling Dinanti?

5 Drama China Kostum yang Dikabarkan Tayang 2026, Mana yang Paling Dinanti?

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:20 WIB

Bayar Pajak yang Dipersulit: Masalah Sistemik Samsat yang Tak Kunjung Usai

Bayar Pajak yang Dipersulit: Masalah Sistemik Samsat yang Tak Kunjung Usai

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:10 WIB

Geledah Kantor PT Wanatiara Persada dalam Kasus Pajak, KPK Amankan Dokumen Kontrak hingga HP

Geledah Kantor PT Wanatiara Persada dalam Kasus Pajak, KPK Amankan Dokumen Kontrak hingga HP

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:21 WIB

Drama China A River Runs Through It: Cinta yang Setia Berada di Dekat

Drama China A River Runs Through It: Cinta yang Setia Berada di Dekat

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:05 WIB

IKPI Dorong Revisi UU Konsultan Pajak Usai Ada Anggota Kena OTT KPK

IKPI Dorong Revisi UU Konsultan Pajak Usai Ada Anggota Kena OTT KPK

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:51 WIB

Terkini

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 15:29 WIB

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Capricorn Wajib Tahu! Ini 6 Ide Bisnis Paling Cuan yang Cocok dengan Karakter Pekerja Kerasmu

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 15:25 WIB

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:22 WIB

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:20 WIB

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:15 WIB

×