Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:24 WIB
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto peringatkan dampak perubahan iklim pada kedaulatan pangan Indonesia.
  • Anomali cuaca 2024 (El Nino dan La Nina) menyebabkan produksi padi nasional turun hingga empat juta ton.
  • Pemerintah dorong modernisasi pertanian dan pengembangan *food estate* didukung riset bibit unggul sebagai mitigasi.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan peringatan serius mengenai dampak perubahan iklim yang kini menjadi tantangan nyata bagi kedaulatan pangan Indonesia.

Menurutnya, anomali cuaca ekstrem bukan lagi sekadar risiko masa depan, melainkan ancaman yang sudah memberikan dampak langsung pada produktivitas lahan pertanian nasional.

Dalam pertemuan di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (13/1/2026), Airlangga menyoroti kerentanan sektor agraris terhadap pergeseran pola iklim yang semakin sulit diprediksi.

Airlangga merujuk pada data tahun 2024 sebagai bukti nyata besarnya risiko iklim. Pada periode tersebut, kemunculan fenomena El Nino dan La Nina secara hampir bersamaan telah mengganggu siklus tanam di berbagai daerah.

“Kita pengalaman di tahun 2024 baik El Nino maupun La Nina yang bareng itu menurunkan produksi padi sampai dengan 4 juta ton,” ungkap Airlangga.

Penurunan volume produksi yang masif tersebut menegaskan bahwa stabilitas pangan sangat bergantung pada kondisi alam. Hal ini, menurut Airlangga, menuntut kewaspadaan kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Meski dihantui krisis iklim, Airlangga menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi pilar utama penyangga ekonomi Indonesia. Perannya tidak tergantikan, baik dari sisi kontribusi terhadap pendapatan negara maupun kesejahteraan sosial.

Berdasarkan paparan Airlangga, sektor ini memegang peranan krusial sebagai berikut:

  1. Sumbangan PDB: Pertanian berkontribusi sebesar 14,35 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
  2. Lapangan Kerja: Sektor ini menjadi tumpuan hidup bagi sedikitnya 40 juta tenaga kerja di seluruh penjuru tanah air.

Guna menghadapi ketidakpastian iklim ke depan, pemerintah memperkuat langkah-langkah mitigasi melalui sejumlah program strategis. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan kawasan food estate yang terintegrasi.

baca juga

Namun, Airlangga memberikan catatan penting bahwa perluasan lahan saja tidak cukup. Ia mendorong adanya transformasi fundamental dalam metode pertanian dari konvensional menuju pertanian modern (modern farming).

“Nah tentu untuk pengembangan food estate itu kita harus mendorong yang namanya modern farming,” jelasnya. Ia meyakini bahwa penggunaan teknologi canggih akan membuka peluang peningkatan hasil panen yang lebih konsisten meskipun kondisi cuaca tidak menentu.

Selain modernisasi alat, Airlangga menekankan pentingnya aspek intensifikasi. Ketersediaan pupuk, pembangunan infrastruktur irigasi, pendampingan penyuluh, hingga ketersediaan benih berkualitas menjadi variabel kunci dalam mempertahankan produksi.

Ia pun menggarisbawahi peran riset sebagai penentu masa depan pertanian.

Pengembangan bibit unggul berbasis teknologi tinggi dipandang sebagai solusi mutakhir atau game changer untuk menghasilkan tanaman yang lebih kuat menghadapi serangan hama maupun perubahan suhu ekstrem.

“Dan salah satu yang merupakan game changer tentu penelitian mengenai bibit,” pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Hartarto Mendadak Muncul di Gedung KPK, Ada Apa?

Airlangga Hartarto Mendadak Muncul di Gedung KPK, Ada Apa?

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:59 WIB

Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel

Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29 WIB

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×