Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Januari 2026 | 12:24 WIB
Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
Suasana di Pasar Lontar Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sejumlah komoditas pangan strategis seperti cabai, daging, dan minyak goreng mengalami penurunan harga rata-rata nasional pada Senin, 19 Januari 2026.
  • Cabai merah keriting dan besar mencatat penurunan signifikan, sementara daging sapi murni dan kerbau ikut terkoreksi harganya.
  • Mayoritas harga komoditas pangan tercatat turun, meskipun ikan tongkol dan beras khusus lokal menunjukkan kenaikan harga tipis.

Sementara ikan bandeng dan ikan kembung kompak turun tipis. Ikan bandeng berada di angka Rp 35.784 per kilogram, turun Rp 484 atau 1,33 persen, sedangkan ikan kembung tercatat Rp 43.824 per kilogram, turun Rp 59 atau 0,13 persen.

Adapun, garam konsumsi juga terpantau melemah. Harga garam konsumsi berada di level Rp 11.354 per kilogram, turun Rp 108 atau 0,94 persen.

Selain itu, panel harga Bapanas juga mencatat penurunan pada komoditas bawang merah. Harga bawang merah berada di level Rp 40.665 per kilogram, turun Rp 1.794 atau 4,23 persen.

Komoditas kedelai biji kering impor juga terpantau melemah. Harga kedelai impor tercatat Rp 10.804 per kilogram, turun Rp 111 atau 1,02 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk komoditas beras, sejumlah jenis beras tercatat turun tipis. Beras SPHP berada di angka Rp 12.415 per kilogram, turun Rp 37 atau 0,30 persen.

Beras medium non SPHP tercatat Rp 13.797 per kilogram, turun Rp 24 atau 0,17 persen. Sementara beras medium berada di level Rp 13.349 per kilogram, turun Rp 99 atau 0,74 persen.

Beras premium juga mengalami penurunan tipis. Harga beras premium tercatat Rp 15.520 per kilogram, turun Rp 19 atau 0,12 persen.

Namun, berbeda dari tren beras lainnya, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan. Harga beras khusus lokal tercatat Rp 15.810 per kilogram, naik Rp 163 atau 1,04 persen.

Sementara itu, jagung tingkat peternak juga mengalami penurunan. Harga jagung tercatat Rp 6.861 per kilogram, turun Rp 162 atau 2,31 persen dibandingkan hari sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan

Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:34 WIB

Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai

Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×