Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bank Indonesia Diramal Bakal Tahan Suku Bunga, Ini Pertimbangannya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 08:44 WIB
Bank Indonesia Diramal Bakal Tahan Suku Bunga, Ini Pertimbangannya
Ilustrasi logo Bank Indonesia. [Antara]
  • Bank Indonesia diprediksi menahan suku bunga acuan pada 4,75% dalam RDG hari ini, Rabu (21/1/2026).
  • Keputusan ini diambil karena tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang masih kuat dan sensitif.
  • Penurunan suku bunga ditunda hingga volatilitas nilai tukar mereda, diperkirakan paling cepat semester II-2026.

Suara.com - Suku bunga acuan diramal akan ditahan pada pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada hari ini, Rabu (21/1/2026).

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan alasan BI menahan suku bunganya dikarenakan tidak ingin memberi tekanan pada rupiah.

Pasalnya, pergerakan mata uang Indonesia terhadap dolar masih berada di zona merah.

"Pada RDG Bank Indonesia Januari 2026, BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan di 4,75 persen. Pertimbangannya terutama karena tekanan nilai tukar rupiah masih kuat dan sentimen pasar sedang sensitif terhadap isu fiskal, sehingga ruang untuk menurunkan suku bunga tanpa menambah tekanan pada rupiah menjadi terbatas," jelasnya saat dihubungi Suara.com.

Dalam situasi seperti ini, menurunkan suku bunga justru berisiko memperlebar selisih imbal hasil terhadap aset luar negeri.

Sehingga, menekan arus dana portofolio, dan pada akhirnya membuat stabilitas nilai tukar makin menantang.

Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]

"Dari sisi domestik, alasan untuk buru-buru memangkas suku bunga juga belum terlalu kuat karena indikator permintaan dan aktivitas masih relatif terjaga," katanya.

Dia menambahkan, keyakinanan konsumen tetap berada di zona optimis dengan indeks 123,5 pada Desember 2025, yang berarti rumah tangga masih melihat kondisi ekonomi cukup baik.

Di sisi dunia usaha, Survei Kegiatan Dunia Usaha menunjukkan kinerja masih terjaga pada triwulan IV 2025 dan pelaku usaha bahkan memperkirakan perbaikan pada triwulan I 2026.

"Artinya, BI lebih rasional mengambil posisi berjaga sambil menunggu tekanan rupiah mereda. Arah penurunan suku bunga kemungkinan baru terbuka kalau volatilitas nilai tukar mereda dan pasokan valas membaik, sebagian proyeksi juga menempatkan penurunan berikutnya baru paling cepat akhir kuartal II-2026 atau pada semester II-2026," imbuhnya.

Sambil menahan suku bunga acuan, BI tetap bisa melonggarkan kondisi likuiditas dan menekan suku bunga pasar uang jangka pendek lewat pengaturan instrumen operasi moneter.

Sehingga, dukungan ke kredit dan aktivitas tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Terjaga, BI Tetap Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam

Inflasi Terjaga, BI Tetap Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:37 WIB

Neraca Dagang Surplus, Bank Indonesia Optimis Ketahanan Ekonomi Nasional Makin Kuat

Neraca Dagang Surplus, Bank Indonesia Optimis Ketahanan Ekonomi Nasional Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 07:50 WIB

Awas Penipuan! 8 Tips Aman Transfer Gunakan BI Fast

Awas Penipuan! 8 Tips Aman Transfer Gunakan BI Fast

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:12 WIB

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

BI-Rate Tak Pakai JIBOR dan Beralih ke INDONIA per Januari 2026, Ini Dampaknya

BI-Rate Tak Pakai JIBOR dan Beralih ke INDONIA per Januari 2026, Ini Dampaknya

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:04 WIB

Ketika Uang Tunai Tak Lagi 'Sakti' di Negeri Sendiri? Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Ketika Uang Tunai Tak Lagi 'Sakti' di Negeri Sendiri? Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:21 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB