Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 21 Januari 2026 | 12:13 WIB
Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua
Astra International (ASII)
Baca 10 detik
  • Saham-saham Grup Astra mengalami pelemahan signifikan pada Rabu, 21 Januari 2026, dipicu isu pencabutan izin usaha.
  • Pemicu utama adalah kebijakan Presiden Prabowo mencabut izin 28 perusahaan Sumatra, termasuk anak usaha strategis Astra.
  • PT United Tractors (UNTR) memimpin penurunan terdalam karena anak usahanya, Agincourt Resources, ikut dicabut izinnya.

Suara.com - Saham-saham di bawah naungan konglomerasi Grup Astra mengalami pelemahan parah dan aksi jual masif pada perdagangan intraday hari ini, Rabu (21/1/2026).

Sentimen negatif ini dipicu oleh kebijakan tegas Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin usaha puluhan perusahaan di Sumatra, termasuk salah satu anak usaha strategis Astra.

Penurunan terdalam dipimpin oleh PT United Tractors Tbk (UNTR). Hal ini terjadi karena PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe yang diakuisisi UNTR senilai US$1 miliar pada 2018, masuk dalam daftar perusahaan yang izinnya dicabut oleh pemerintah.

Performa Saham Grup Astra yang Memerah

Hingga penutupan sesi I, hampir seluruh lini bisnis Astra mencatatkan koreksi tajam. Berikut adalah rincian pergerakan sahamnya:

UNTR (United Tractors): Anjlok signifikan hingga 14,93% ke level Rp27.200 per lembar saham.

ASII (Astra International): Sebagai induk grup, saham ASII melorot 11,68% ke posisi Rp6.425, setelah dibuka melemah dari harga penutupan kemarin di Rp7.275.

Saham UNTR [Stockbit]
Saham UNTR [Stockbit]

AALI (Astra Agro Lestari): Emiten perkebunan ini terkoreksi 1,96% ke level Rp7.500.

AUTO (Astra Otoparts): Mengalami penurunan sebesar 3,27% ke harga Rp2.660.

Baca Juga: Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

ASGR (Astra Graphia): Melemah tipis 0,80% ke posisi Rp1.245.

Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah drastis dengan menghentikan izin operasional 28 entitas bisnis di wilayah Sumatra.

Kebijakan ini diambil setelah perusahaan-perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran serius terkait pemanfaatan kawasan hutan.

Selain Agincourt Resources, perhatian publik juga tertuju pada PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) yang kini status perdagangannya di bursa tengah dihentikan sementara (suspend).

Meski bukan bagian dari Astra, perusahaan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan isu lingkungan di wilayah Aceh dan Sumatra.

Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usahanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI