Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 13:40 WIB
Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?
Ilustrasi pecahan 50 dolar Singapura (Shutterstock).
  • Dolar Singapura (SGD) memimpin penguatan di Asia Tenggara, mencapai level tertinggi dekade pada 26 Januari 2026.
  • Penguatan SGD didorong aksi jual dolar AS akibat ketidakpastian kebijakan Trump dan data ekonomi AS mengecewakan.
  • Rupiah Indonesia (IDR) menunjukkan pemulihan signifikan, menguat ke Rp16.775 per dolar AS pada Senin pagi.

Suara.com - Pasar valuta asing Asia Tenggara tengah diramaikan oleh penguatan signifikan mata uang regional terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dolar Singapura (SGD) terpantau memimpin reli dengan mencatatkan level tertinggi dalam satu dekade terakhir, sementara Rupiah mulai menunjukkan taringnya setelah sempat terpuruk di awal tahun 2026.

Berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan Senin (26/1/2026) pagi, dolar Singapura terapresiasi sebesar 0,30% ke posisi SGD 1,2676 per dolar AS.

Angka ini merupakan level terkuat mata uang "Negeri Singa" tersebut sejak September 2014, atau dalam kurun waktu lebih dari 11 tahun.

Ilustrasi Dolar AS (Freepik)
Ilustrasi Dolar AS (Freepik)

Sementara, saat artikel ini ditulis pada pukul 13.30, 1 USD setara dengan 1,27 SGD.

Secara kumulatif sejak awal tahun (year-to-date), dolar Singapura telah menguat 1,39%.

Tren positif ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Singapura di tengah guncangan ekonomi global yang melanda Amerika Serikat.

Penguatan SGD ini dipicu oleh aksi jual masif terhadap Indeks Dolar AS (DXY). Para pelaku pasar mulai menjalankan strategi yang dikenal dengan narasi "Sell America" akibat beberapa faktor krusial:

  1. Ketidakpastian Kebijakan Donald Trump: Sikap Presiden AS yang kerap berubah drastis—seperti ancaman tarif terhadap Eropa terkait isu Greenland yang kemudian ditarik kembali—memicu kekhawatiran akan risiko kebijakan yang tinggi.
  2. Data Ekonomi AS Mengecewakan: Rilis data terbaru menunjukkan indeks manufaktur (Purchasing Managers' Index/PMI) AS hanya berada di level 51,9, di bawah target pasar. Selain itu, ekspektasi inflasi konsumen yang melandai ke angka 4% turut menekan posisi greenback.
  3. Ketegangan Geopolitik: Konflik global membuat investor lebih waspada dan cenderung beralih dari aset berdenominasi dolar AS menuju mata uang yang dianggap lebih stabil atau prospektif di pasar berkembang.

Bagaimana dengan Rupiah (IDR)? 

Berbeda dengan awal pekan lalu (20/1/2026) saat Rupiah nyaris menyentuh level kritis Rp17.000 per dolar AS, kini mata uang Garuda perlahan mulai memulihkan kekuatannya.

Pada perdagangan Senin (26/1/2026) pukul 10.24 WIB, Rupiah menguat 0,21% ke posisi Rp16.775 per dolar AS. Di pasar spot Jakarta, Rupiah bahkan dibuka menguat 36 poin dari posisi penutupan sebelumnya.

Ilustrasi [BRI]
Ilustrasi [BRI]

Tren pemulihan ini merupakan kelanjutan dari kinerja positif akhir pekan lalu, mengindikasikan bahwa Rupiah mulai keluar dari tekanan jual yang terjadi sejak akhir 2025.

Melemahnya data ekonomi AS memberikan ruang bagi Rupiah untuk bernapas lebih lega. Rendahnya ekspektasi inflasi di Amerika memberikan harapan bagi pasar bahwa tekanan terhadap mata uang negara berkembang (emerging markets) akan mulai mereda dalam jangka menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurs Rupiah Terus Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Inikah Penyebabnya

Kurs Rupiah Terus Melemah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Inikah Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:20 WIB

Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama

Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 14:53 WIB

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB

Terkini

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:23 WIB

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:18 WIB

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:10 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB