Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:24 WIB
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. [Ist]
  • BPJN Aceh memulai perbaikan struktur jalan nasional rusak pascabanjir, fokus pada ruas Banda Aceh–Medan strategis.
  • Perbaikan menggunakan metode *patching* dan material seperti TCM serta *hotmix* mencakup sekitar 4 kilometer jalur tersebut.
  • Menteri PU menyatakan konektivitas jalan vital untuk percepatan pemulihan sosial ekonomi pascabencana di wilayah terdampak.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, mulai melakukan perbaikan struktur jalan yang rusak pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Langkah ini dilakukan setelah pembersihan lumpur dan sedimen di sejumlah ruas jalan nasional rampung secara bertahap.

Penanganan difokuskan pada ruas strategis Jalan Nasional Banda Aceh–Medan yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah dan antarprovinsi.

Ruas tersebut dinilai krusial dalam menjaga arus distribusi logistik, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas layanan dasar masyarakat di wilayah terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan konektivitas jalan menjadi urat nadi pemulihan pascabencana. Menurutnya, akses transportasi yang cepat, aman, dan andal sangat menentukan percepatan pemulihan sosial dan ekonomi warga.

“Konektivitas adalah kunci. Jalan yang kembali fungsional akan mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, penanganan pascabencana tidak berhenti pada pembersihan, tetapi harus dilanjutkan dengan perbaikan agar layanan jalan benar-benar pulih,” ujar Dody dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Selain pembersihan badan jalan dan drainase, BPJN Aceh juga mulai menutup lubang-lubang jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.

Penanganan dilakukan melalui metode patching agar kondisi jalan tetap aman dilalui kendaraan.

“Lubang-lubang ini kita coba tutup. Sudah kita lakukan penutupan dengan patching-patching agar jalan tetap aman dan fungsional,” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh Heri Yugiantoro.

Heri menjelaskan, perbaikan rutin dilakukan menggunakan metode patching dan sapu lubang atau salob.

Material yang digunakan meliputi Tambalan Cepat Mantap (TCM), bongkaran aspal dengan Cold Milling Machine (CMM), serta pelapisan hotmix di sejumlah titik prioritas.

Pekerjaan perbaikan telah dilaksanakan sepanjang kurang lebih 4 kilometer di jalur lintas Banda Aceh–Medan yang melintasi Kota Kuala Simpang dan sekitarnya. Titik-titik kritis menjadi prioritas agar kemantapan jalan dapat segera terjaga.

“Kami fokus pada titik-titik kritis terlebih dahulu. Ke depan, perbaikan akan dilanjutkan secara bertahap hingga ke batas Provinsi Sumatera Utara. Beberapa titik di perbatasan Aceh–Sumut juga sudah mulai ditangani,” tambah Heri.

Dalam pelaksanaannya, BPJN Aceh turut menggandeng sejumlah BUMN Karya untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.

Dukungan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas antarprovinsi selama tahapan perbaikan berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, rambu-rambu peringatan juga dipasang di sejumlah titik rawan kerusakan yang belum tertangani permanen. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan.

Berdasarkan laporan BPJN Aceh per 22 Januari 2026, akses transportasi darat melalui jalan nasional di seluruh Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan. 

Kementerian PU melakukan perbaikan jalan di Aceh pascabencana. [BPJN]
Kementerian PU melakukan perbaikan jalan di Aceh pascabencana. [BPJN]

Sejumlah ruas utama seperti Banda Aceh–Meureudu, Meureudu–Bireuen, Bireuen–Aceh Utara, Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, hingga Kuala Simpang–batas Provinsi Sumatera Utara telah kembali fungsional untuk semua jenis kendaraan.

Sejumlah jembatan darurat Bailey juga telah terpasang dan dapat dilalui. Sementara itu, penanganan longsoran dan sedimen masih dilakukan secara bertahap di berbagai ruas penghubung antarwilayah.

Tak hanya itu, beberapa jembatan yang sebelumnya ditangani secara darurat kini mulai memasuki tahap penanganan permanen. 

Groundbreaking telah dilakukan Menteri PU pada 21 Januari 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Jembatan Krueng Tingkem Mak, Jembatan Teupin Mane, Jembatan Krueng Beutong, hingga Jembatan Lawe Mengkudu I di ruas Gayo Lues–Kutacane, serta beberapa jembatan di jalur Bireuen–Bener Meriah–Takengon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh

Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:30 WIB

Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga

Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:40 WIB

Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh

Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:23 WIB

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 19:48 WIB

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:57 WIB

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:28 WIB

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:22 WIB

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:17 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB