Sempat Kena Suspensi BEI, Emiten PBSA Optimis Target Pendapatan Tercapai

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:23 WIB
Sempat Kena Suspensi BEI, Emiten PBSA Optimis Target Pendapatan Tercapai
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]
Baca 10 detik
  • PT Paramita Bangun Sarana Tbk optimis proyeksi pendapatan Rp1,38 triliun dan laba bersih Rp202 miliar tercapai pada 2025.
  • Emiten PBSA sempat disuspensi BEI pada 21 Januari 2026 dan telah dibuka kembali dua hari setelahnya.
  • Perseroan telah mencapai laba bersih Rp158 miliar hingga Q3/2025, didukung sistem manajemen proyek berbasis teknologi.

Suara.com - PT Paramita Bangun Sarana Tbk optimis proyeksi laba bersih dan pendapatan perseroan tumbuh positif pada tahun 2025.

Padahal sebelumnya, emiten dengan kode PBSA sempat kena suspensi BEI pada 21 Januari 2026. Namun, telah dibuka kembali pada 23 Januari 2026.

Dalam hal ini, Direktur Utama PT Paramita Bangun Sarana Tbk, Vincentius Susanto mengatakan, perseroan memproyeksikan pendapatan bersih sebesar Rp1,38 triliun dan laba bersih sebesar Rp202 miliar.

“Secara informal kami menyatakan, pendapatan kami itu hampir mencapai yang kami proyeksikan. Demikian juga laba, laba kami proyeksikan Rp202 miliar sampai Q3/2025 kami sudah mencapai Rp158 miliar, jadi hampir mencapai target,” jelas Vincentius dalam acara paparan publik secara virtual, Selasa (27/1/2026).

Dia menekankan, perseroan optimistis laba bersih akan melewati target, sebab kinerja laba bersih di kuartal III/2026 sudah menembus Rp158 miliar.

Sehingga peluang realisasi laba bersih perseroan akan berada di atas Rp200 miliar atau melebihi target.

“Artinya kalau kami komparasi annualizedangka ini, sebetulnya harusnya kami bisa mencapai target di 2025. Tiga perempatnya [kuartal] Rp158 miliar, 100 persennya [tahunan] artinya Rp500 miliar,” bebernya.

Dia menambahkan, juga optimisme di tahun 2026 bukan tanpa landasan. Perusahaan telah mengimplementasikan sistem manajemen proyek berbasis teknologi untuk menekan pemborosan biaya (cost efficiency) dan memastikan ketepatan waktu pengerjaan.

”Fokus kami di 2026 adalah memberikan nilai maksimal bagi pemegang saham melalui eksekusi proyek yang presisi dan pemilihan portofolio yang lebih beragam,” ujar perwakilan manajemen dalam paparan publik tersebut," tandasnya.

Baca Juga: Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba

Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar PBSA menembus Rp7,08 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 6,90 juta saham. Nilai transaksi pada sesi pertama mencapai Rp15,99 miliar. Saham PBSA juga telah diperdagangkan sebanyak 1.199 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI