Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 09:35 WIB
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
  • Rupiah menguat 0,18 persen menjadi Rp16.768 per dolar AS pada Selasa (3/2/2026) didorong sentimen kesepakatan tarif AS-India.
  • Penguatan rupiah terhadap dolar AS dinilai terbatas karena indeks dolar AS masih menguat menyusul data manufaktur solid.
  • Pelaku pasar mencermati pergerakan indeks saham domestik memengaruhi aliran modal asing dan arah rupiah jangka pendek.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Data Bloomberg pada pagi ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.768 per dolar AS.

Rupiah pun menguat 0,18 persen dibandingkan penutupan Senin (2/2) lalu yang ada di level Rp16.800. Penguatan ini terjadi seiring sentimen positif dari kesepakatan tarif antara AS dan India yang mendorong optimisme di pasar global.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan, kabar tercapainya kesepakatan tarif AS dan India membuka peluang penguatan rupiah. Meskipun ruang penguatan dinilai masih terbatas.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh berita kesepakatan tarif antara AS dengan India,” ujar Lukman saat dihubungi Suara.com.

Namun demikian, Lukman menilai penguatan rupiah tertahan oleh pergerakan indeks dolar AS yang masih berada dalam tren naik. Hal itu dipicu oleh rilis data manufaktur AS yang tercatat jauh lebih kuat dari perkiraan pasar.

“Penguatan rupiah kemungkinan terbatas karena dolar indeks masih menguat menyusul data manufaktur AS yang sangat solid,” jelasnya.

Ilustrasi Aliran Modal Asing. (Freepik)
Ilustrasi Aliran Modal Asing. (Freepik)

Selain faktor global, pelaku pasar juga terus mencermati sentimen di pasar ekuitas domestik. Pergerakan indeks saham dinilai masih memengaruhi aliran modal asing dan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

"Rupiah bergerak dalam kisaran Rp16.700 hingga Rp16.850 per dolar AS," imbuhnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia bervariasi. Salah satunya, Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,31 persen, won Korea menguat 0,16 perse, yen Jepang menguat 0,12 persen, dolar Singapura menguat 0,12 persen.

Diikuti yuan China menguat 0,07 persen , peso Filipina menguat 0,06 persen dan dolar Taiwan menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS pagi ini dengan pelemahan 0,01 persen.

Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,43, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 97,63.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:10 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:51 WIB

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:39 WIB

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun

Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:27 WIB

Purbaya Minta Penjelasan BI Kenapa Rupiah Melemah, Akui Aneh Padahal IHSG Naik

Purbaya Minta Penjelasan BI Kenapa Rupiah Melemah, Akui Aneh Padahal IHSG Naik

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Harga Emas Antam Naik saat Harga Emas Dunia Turun, Mengapa?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:46 WIB

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:11 WIB

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:07 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:32 WIB