- Bank Indonesia menyoroti fasilitas pinjaman belum terserap sebesar Rp2.506,47 triliun pada Kamis (19/2/2026) di Jakarta.
- Perbankan memiliki likuiditas melimpah dan DPK tumbuh 13,48% yoy sebagai penopang penyaluran kredit 2026.
- BI akan koordinasi dengan KSSK memperbaiki suku bunga agar kredit tumbuh mencapai proyeksi 8-12%.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan," pungkasnya.