Kurs Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Gubernur BI Ungkap Strategi Ekonomi

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 19 Februari 2026 | 16:05 WIB
Kurs Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Gubernur BI Ungkap Strategi Ekonomi
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur BI Perry Warjiyo melaporkan Rupiah melemah 0,04% menjadi Rp16.894 per USD akibat dinamika eksternal dan internal.
  • Pelemahan Rupiah dipicu ketidakpastian global dan lonjakan permintaan valas dari korporasi domestik saat ekonomi meningkat.
  • BI intensifkan stabilisasi melalui intervensi multi-pasar, operasi pasar sekunder, dan ekspansi likuiditas demi penguatan Rupiah.

Suara.com - Kurs Rupiah (IDR) melemah tipis pada perdagangan hari ini. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melaporkan bahwa Rupiah mengalami depresiasi sebesar 0,04 persen dan kini bertengger di level Rp16.894 per Dolar (USD) Amerika Serikat (AS).

Meski demikian, bank sentral menegaskan komitmennya untuk tetap berada di pasar guna mengawal stabilitas nilai tukar.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar secara virtual pada Kamis (19/2/2026), Perry menjelaskan bahwa tekanan terhadap Rupiah tidak lepas dari dinamika eksternal dan internal yang terjadi secara simultan.

Perry mengidentifikasi dua faktor utama yang membebani otot Rupiah saat ini. Pertama, masih tingginya tensi ketidakpastian di pasar keuangan global yang memicu investor cenderung beralih ke aset safe haven.

Kedua, adanya lonjakan permintaan valuta asing (valas) dari korporasi di dalam negeri.

"Pelemahan nilai tukar tersebut terutama dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian pasar keuangan global di tengah meningkatnya permintaan valas korporasi domestik sejalan kenaikan kegiatan ekonomi," ungkap Perry.

Menyikapi kondisi ini, Bank Indonesia tidak tinggal diam. Perry menegaskan bahwa BI terus meningkatkan intensitas stabilisasi melalui berbagai instrumen moneter, baik di pasar domestik maupun luar negeri (off-shore). Strategi ini mencakup:

  1. Intervensi Multi-Pasar: Melakukan transaksi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri, serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.
  2. Operasi Pasar Sekunder: Pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga keseimbangan suplai dan permintaan.
  3. Ekspansi Likuiditas: BI menempuh langkah ekspansif dengan menurunkan posisi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Tercatat, posisi SRBI menyusut dari Rp916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp819,50 triliun per 18 Februari 2026.

Meskipun saat ini Rupiah terlihat melemah, BI menilai angka tersebut sudah berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.

Perry berargumen bahwa kondisi ekonomi riil Indonesia sebenarnya jauh lebih kuat dibandingkan cerminan harga Rupiah saat ini di pasar.

baca juga

Hal ini didukung oleh konsistensi pengendalian inflasi yang tetap terjaga pada sasaran 2,5±1 persen untuk tahun 2026 dan 2027. Selain itu, imbal hasil aset keuangan domestik tetap kompetitif bagi investor asing.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah akan stabil dan cenderung menguat dengan langkah-langkah stabilisasi yang terus dilakukan serta didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Hal ini tecermin pada imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat," tegas Perry optimistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:08 WIB

Utang Negara Tembus Rp7.282 Triliun di Akhir 2025, Ini Penjelasan BI

Utang Negara Tembus Rp7.282 Triliun di Akhir 2025, Ini Penjelasan BI

Video | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:34 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 09:31 WIB

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:38 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.282 Triliun, Ini Penjelasan BI

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.282 Triliun, Ini Penjelasan BI

Video | Rabu, 18 Februari 2026 | 22:20 WIB

Terkini

Pramono Anung: Gotong Royong Warga Cegah 34 Kebakaran di Jakarta

Pramono Anung: Gotong Royong Warga Cegah 34 Kebakaran di Jakarta

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Viral Diduga Guru Berjilbab Pamer Celana Dalam Merah Putih Ejek Timnas Indonesia

Viral Diduga Guru Berjilbab Pamer Celana Dalam Merah Putih Ejek Timnas Indonesia

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Tak Bisa Dilewati Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Rocky Gerung di Wantimpres: Mengapa Istana Butuh 'Devil's Advocate'?

Rocky Gerung di Wantimpres: Mengapa Istana Butuh 'Devil's Advocate'?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bukan Cuma Perkara Cinta, Ini 3 Batasan Wajib agar Gaya Pacaran Tetap Sehat dan Positif

Bukan Cuma Perkara Cinta, Ini 3 Batasan Wajib agar Gaya Pacaran Tetap Sehat dan Positif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Bikin Data Nasional Terintegrasi, DPR Ketok Palu UU Satu Data Indonesia

Bikin Data Nasional Terintegrasi, DPR Ketok Palu UU Satu Data Indonesia

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:13 WIB

4 Freehub Jangkrik Sepeda Murah Terbaik: Suara Nyaring, Gowes Makin Mantap

4 Freehub Jangkrik Sepeda Murah Terbaik: Suara Nyaring, Gowes Makin Mantap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Memakai Lip Balm? Ini Panduan agar Bibir Tetap Lembap

Kapan Waktu Terbaik untuk Memakai Lip Balm? Ini Panduan agar Bibir Tetap Lembap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:10 WIB

420 Pecatur Bertarung di Kejurda DKI 2026, GM Novendra Priasmoro Keluar sebagai yang Terbaik

420 Pecatur Bertarung di Kejurda DKI 2026, GM Novendra Priasmoro Keluar sebagai yang Terbaik

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kasus Suap HGB, KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini

Kasus Suap HGB, KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×