Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:14 WIB
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
  • Harga emas Antam per gram pada Kamis, 26 Februari 2026, mencapai Rp 3.039.000, naik Rp 16.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga buyback emas Antam juga meningkat Rp 16.000, menjadi Rp 2.818.000 per gram, belum termasuk PPh.
  • Kenaikan harga emas dunia dipicu ketegangan geopolitik AS-Iran dan ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 26 Februari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.039.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melonjak lagi Rp 16.000 dibandingkan hari Rabu, 25 Februari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.818.000 per gram.

Harga buyback itu juga ikut melompat Rp 16.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Pramuniaga menata emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pramuniaga menata emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.573.424
  • Emas 1 Gram Rp 3.046.598
  • Emas 2 gram Rp 6.033.045
  • Emas 3 gram Rp 9.024.505
  • Emas 5 gram Rp 15.007.425
  • Emas 10 gram Rp 29.959.713
  • Emas 25 gram Rp 74.773.468
  • Emas 50 gram Rp 149.467.738
  • Emas 100 gram Rp 298.857.280
  • Emas 250 gram Rp 746.877.538
  • Emas 500 gram Rp 1.493.544.550
  • Emas 1.000 gram Rp 2.987.049.000

Harga Emas Dunia Meroket

Harga emas dunia bergerak menguat tipis pada perdagangan awal sesi Asia, Kamis. Mengutip laporan FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) diperdagangkan di kisaran USD 5.165 per troy ounce.

Kenaikan logam mulia ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta ketidakpastian kebijakan tarif AS yang kembali memanas.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran apabila negosiasi tidak mencapai kesepakatan. Di sisi lain, Iran menyatakan bahwa seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah akan dianggap sebagai target yang sah.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar akan potensi konflik regional yang lebih luas. Kondisi ini mendorong investor kembali memburu aset safe haven seperti emas.

Pelaku pasar kini menanti kelanjutan pembicaraan antara AS dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Kamis waktu setempat. Perkembangan dari perundingan tersebut diperkirakan akan memengaruhi arah pergerakan emas dalam jangka pendek.

Selain sentimen geopolitik, ketidakpastian kebijakan perdagangan AS juga menjadi faktor pendukung harga emas.

Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menyatakan tarif AS untuk sejumlah negara akan naik menjadi 15 persen atau bahkan lebih tinggi dari tarif baru 10 persen yang telah diberlakukan. Namun, ia tidak merinci negara mana saja yang akan terdampak.

Sebelumnya, Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif besar-besaran yang diumumkan Trump tahun lalu. Meski demikian, Trump merespons dengan menetapkan tarif global 10 persen dan kemudian menaikkannya menjadi 15 persen.

Ketidakjelasan arah kebijakan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan turut menopang harga emas.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan Januari yang dijadwalkan terbit pada Jumat. Data tersebut dinilai penting untuk memberikan gambaran arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Secara konsensus, PPI utama diperkirakan naik 2,6 persen secara tahunan (YoY) pada Januari, sementara PPI inti diproyeksikan meningkat 3,0 persen YoY.

Apabila data inflasi produsen menunjukkan kenaikan lebih tinggi dari perkiraan, Dolar AS berpotensi menguat. Kondisi ini dapat memberikan tekanan terhadap harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, termasuk emas, dalam jangka pendek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Batangan di Pegadaian Rontok Semua, Bisa Borong Lebih Murah!

Harga Emas Batangan di Pegadaian Rontok Semua, Bisa Borong Lebih Murah!

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 08:32 WIB

Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya

Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:55 WIB

Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram

Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:18 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB