Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:49 WIB
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
Belum kering lisan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan peringatan soal pentingnya disiplin fiskal, lembaga pemeringkat internasional sudah lebih dulu memasang "radar" merah bagi ekonomi Indonesia. S&P Global Ratings kini terang-terangan menyoroti beban utang yang kian mencekik kantong negara. Foto Instagram
baca 10 detik
  • Risiko downgrade peringkat utang jika bunga utang tembus 15% pendapatan.
  • Sri Mulyani tegaskan stabilitas fiskal syarat mutlak cegah krisis.
  • Prospek RI turun jadi negatif akibat risiko tata kelola & fiskal.

Suara.com - Belum kering lisan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan peringatan soal pentingnya disiplin fiskal, lembaga pemeringkat internasional sudah lebih dulu memasang "radar" merah bagi ekonomi Indonesia.

S&P Global Ratings kini terang-terangan menyoroti beban utang yang kian mencekik kantong negara.

Lembaga pemeringkat global tersebut mewanti-wanti adanya potensi penurunan peringkat utang Indonesia jika tekanan fiskal tak segera diredam. Titik krusialnya ada pada satu variabel yakni biaya pembayaran bunga utang yang terus membengkak.

Analis S&P Global Ratings, Rain Yin, memproyeksikan pembayaran bunga utang Indonesia sangat mungkin melampaui ambang batas psikologis 15 persen dari total pendapatan pemerintah tahun lalu. Jika angka ini terus nangkring di level tinggi secara berkelanjutan, jangan kaget jika rapor kredit Indonesia bakal memerah.

"Jika tetap di atas ambang batas secara berkelanjutan, hal itu dapat memicu pandangan yang lebih negatif terhadap peringkat kredit tersebut," tulis Rain Yin dalam laporannya, dikutip Jumat (27/2/2026).

Meski saat ini S&P masih mempertahankan prospek stabil pada peringkat BBB Indonesia, namun "kerikil" di sepatu fiskal RI mulai terasa nyata. S&P tidak sendirian, sebelumnya Moody's Ratings Inc. sudah lebih agresif dengan mengubah prospek peringkat Baa2 Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Moody's terang-terangan menyebut melemahnya tata kelola dan risiko fiskal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi alasan utama di balik sikap skeptis mereka.

Peringatan lembaga global ini seolah mengonfirmasi kekhawatiran yang sempat dilontarkan Sri Mulyani dalam diskusinya di Oxford Policy Pod baru-baru ini. Perempuan yang akrab disapa Ani itu menegaskan bahwa disiplin fiskal bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi agar negara tidak karam.

"Banyak negara sudah meninggalkan batasan tersebut. Tetapi sejarah menunjukkan, negara yang tidak memiliki disiplin fiskal pada akhirnya akan menghadapi kesulitan," tegas Sri Mulyani.

baca juga

Ia mengingatkan bahwa meskipun Indonesia memiliki aturan ketat seperti defisit di bawah 3 persen PDB dan rasio utang maksimal 60 persen hal itu hanyalah "pintu masuk". Stabilitas fiskal adalah syarat mutlak (necessary condition), namun bukan jaminan otomatis untuk menjadi negara maju.

Menjaga "dompet negara" memang bukan perkara mudah, apalagi di tengah ambisi politik yang besar untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia. Sri Mulyani mengakui sering terjadi benturan antara keinginan politik dengan realitas anggaran.

Baginya, kunci menghadapi tekanan ini adalah kredibilitas dan kebijakan berbasis data (evidence-based policy). Tanpa desain kebijakan yang kuat secara teknokratis, sulit bagi pemerintah membangun kepercayaan di tengah spektrum politik yang beragam dan tuntutan lembaga internasional yang kian ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat

Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:46 WIB

S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating

S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 22:06 WIB

3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang

3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 03:05 WIB

Terkini

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

×