Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:41 WIB
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
Harga minyak dunia diprediksi meroket sangat tinggi efek perang di Timur Tengah [Suara.com]
  • Harga minyak Brent dan WTI naik pada Rabu, 4 Maret 2026, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah.
  • Iran memblokade Selat Hormuz setelah kematian pemimpinnya, memaksa Irak menghentikan produksi minyak besar-besaran.
  • Presiden Trump berkomitmen mengamankan Selat Hormuz dengan pengawalan Angkatan Laut AS untuk distribusi energi.

Suara.com - Harga minyak terus mengalami kenaikan  di pasar Asia pada perdagangan Rabu  4 Maret 2026, menyusul lonjakan signifikan dalam dua hari terakhir. Eskalasi konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran semakin mempertebal kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Mengutip dari Investing, harga minyak Brent berjangka yang berakhir pada bulan Mei naik 1 persen  menjadi USD 82,21 per barel pada pukul 03.25 GMT (10.25 WIB). Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,7 persen  menjadi USD 75,07 per barel.

Kedua patokan harga tersebut ditutup hampir 5 persen lebih tinggi pada hari Selasa. Minyak Brent melonjak di atas USD 85 per barel, mencapai level tertinggi sejak Juli 2024.

Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Pasar minyak global kini dibayangi risiko gangguan pasokan yang nyata setelah konflik di Timur Tengah meluas secara dramatis. 

Ketegangan yang bermula dari tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara AS-Israel akhir pekan lalu, kian memburuk dengan serangan susulan pada Selasa (3/3/2026). 

Iran merespons dengan memblokade Selat Hormuz secara efektif dan mengancam akan menyerang setiap kapal tanker yang melintasi jalur vital penyumbang 20 persen pasokan minyak dunia tersebut.

Dampak penutupan jalur ekspor ini mulai merembet ke sektor hulu. Analis ING melaporkan bahwa kemacetan distribusi di Selat Hormuz memaksa produsen besar seperti Irak untuk mulai menghentikan operasional ladang minyak mereka. 

Tercatat, lapangan minyak Rumaila dan West Qurna 2 telah memangkas produksi hingga 1,2 juta barel per hari (bph) karena minyak mentah yang dihasilkan tidak dapat dikirim keluar.

Kenaikan tajam harga minyak sedikit tertahan setelah Presiden AS Donald Trump berkomitmen untuk mengamankan jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Trump menegaskan bahwa Angkatan Laut AS siap memberikan pengawalan bagi kapal tanker komersial guna menjamin keamanan distribusi energi global di tengah ancaman Iran.

Langkah intervensi militer ini muncul sebagai jawaban atas kebijakan perusahaan asuransi yang mulai mencabut perlindungan risiko perang bagi kapal-kapal di wilayah Teluk. 

"Ini adalah kabar baik, tetapi jelas ini tidak akan terjadi dalam semalam," tambah mereka," tulis analis ING dalam sebuah catatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:13 WIB

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:07 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB