- Menteri Trenggono tinjau KNMP Bantul, targetkan 1.000 kampung nelayan baru di 2027.
- Nelayan Poncosari terima bantuan 10 kapal & fasilitas bengkel guna tingkatkan ekonomi.
- KKP siapkan SPBN & asuransi nelayan di Bantul demi dukung swasembada pangan Prabowo.
Suara.com - Komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor kelautan dan swasembada pangan mulai dirasakan nyata oleh masyarakat pesisir. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Rabu (4/3/2026).
Program strategis ini disambut antusias oleh para nelayan setempat yang selama ini kerap terkendala cuaca ekstrem dan minimnya fasilitas pendukung.
Punijo, salah satu nelayan Poncosari, mengungkapkan bahwa kehadiran KNMP menjadi jawaban atas kesulitan yang dihadapi 150-an nelayan di wilayahnya. Selama ini, aktivitas melaut sering terhenti akibat gelombang besar pantai selatan.
"Harapannya ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kendala di sini adalah gelombang besar, dan hasil tangkapan tidak menentu," ujar Punijo di sela kunjungan Menteri Trenggono dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Kini, nelayan tak lagi perlu jauh-jauh ke Cilacap hanya untuk memperbaiki mesin kapal. Fasilitas perbengkelan, pabrik es, hingga cold storage (gudang beku) telah disiapkan di KNMP. "Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri, ini sangat bermanfaat bagi nelayan dan lingkungan," tambahnya.
Ketua KNMP Poncosari, Paijan, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan sangat komprehensif, mencakup 10 kapal, 30 mesin, dan 400 jaring. Selain alat tangkap, pola ekonomi nelayan juga diubah.
Jika sebelumnya ikan hanya dijual ke tengkulak dengan harga tak menentu, nantinya hasil tangkapan wajib disalurkan melalui koperasi dan diolah menjadi produk kuliner di gerai yang telah disediakan. Langkah ini diyakini bakal mendongkrak nilai tambah dan penghasilan warga.
Menteri Trenggono menegaskan bahwa pembangunan KNMP di Bantul adalah bagian dari proyek 100 kampung nelayan yang dibangun sepanjang 2025. Target ke depan jauh lebih ambisius demi mengejar swasembada pangan laut.
"Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai ke daerah terpencil," tegas Trenggono.
Baca Juga: Memanas! Menteri KKP Angkat Bicara Atas Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
Ia menambahkan, fasilitas di Poncosari akan segera dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) serta program asuransi bagi seluruh nelayan agar lebih aman saat bekerja.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Ia mengapresiasi modernitas bangunan KNMP namun menitipkan pesan tegas terkait kedaulatan sumber daya laut, khususnya benih bening lobster (BBL).
"Kami minta perhatian KKP agar ini ditertibkan. Jangan sampai BBL ini diselundupkan," tegas putri Presiden RI ke-2 tersebut, merujuk pada maraknya pencurian benur di kawasan Gunungkidul.