Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:43 WIB
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
  • IHSG melesat 1,76% ke level 7.710,537, bangkit dari keterpurukan 5% kemarin.
  • Bursa Asia kompak hijau, dipimpin lonjakan Kospi 12% dan penguatan Wall Street.
  • Rupiah flat di Rp16.880, tertahan dari tren melemah di tengah isu Timur Tengah.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan rebound signifikan pada penutupan perdagangan Kamis sore (5/3/2026) setelah hampir layu seharian karena sentimen negatif atas laporan outlook Fitch Ratings atas kondisi utang RI.

Berdasarkan data pasar, indeks melompat 133 poin atau 1,76 persen ke level 7.710 memutus tren negatif setelah sempat terpuruk hampir 5 persen pada perdagangan sebelumnya.

Mengawali pembukaan pagi, IHSG sebenarnya sudah menunjukkan taji dengan menguat 1,66 persen ke posisi 7.702. Tren positif ini terus terjaga hingga jeda siang, di mana indeks parkir di level 7.703.

Hingga bel penutupan berbunyi, IHSG stabil di zona hijau dengan dukungan 597 saham yang menguat, sementara 125 saham terkoreksi, dan 96 saham stagnan.

Kondisi serupa terjadi pada indeks LQ45 yang ditutup naik tajam 1,99 persen atau 15 poin ke level 787.

Kebangkitan IHSG sejalan dengan menghijaunya bursa kawasan Asia. Indeks Kospi memimpin lonjakan fantastis hingga 12 persen pasca tekanan jual masif kemarin. Di tempat lain, Nikkei menanjak 1,90 persen dan Hang Seng menguat tipis 0,28 persen.

Sentimen positif ini mengekor performa Wall Street yang juga berbalik arah (rebound) berkat aksi beli pada saham-saham sektor teknologi.

Berbeda dengan pasar saham, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini cenderung stagnan. Rupiah parkir di level Rp16.880 per dolar AS alias bergerak 0,0 persen (0 poin).

Meskipun melandai, posisi ini setidaknya menahan tekanan bearish yang terjadi selama empat hari beruntun. Di pasar uang Asia, dolar AS merangkak naik mendekati level terkuatnya dalam 6,5 minggu seiring harapan berakhirnya konflik di Timur Tengah dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar

Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:20 WIB

Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS

Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:03 WIB

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB