Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Geopolitik Global

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:53 WIB
Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Geopolitik Global
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Zulhas jamin stok pangan RI aman meski ada gejolak geopolitik global. (64 karakter)
  • Cadangan beras nasional diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan 340 hari. (69 karakter)
  • Pemerintah fokus cegah inflasi pangan dan tekan alih fungsi lahan.

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa kondisi pangan nasional tetap stabil meski tensi geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah, terus memanas. Zulhas memastikan cadangan pangan RI, khususnya beras, berada dalam posisi yang sangat mencukupi.

Pemerintah terus memantau pergerakan pasokan pangan dunia untuk mengantisipasi potensi inflasi akibat konflik internasional. Kendati demikian, Zulhas menyebut situasi dalam negeri sejauh ini belum terdampak secara signifikan.

"So far pangan aman ya. Kita kan sudah swasembada. Kemudian produktivitas kita oke," ujar Zulhas saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pilar Utama di Tengah Krisis Zulhas menekankan bahwa sektor pangan merupakan pilar krusial bagi ketahanan nasional, terutama dalam menghadapi ketidakpastian global. Menurutnya, penguatan sektor ini menjadi prioritas utama pemerintah agar Indonesia tidak goyah saat dunia dilanda krisis.

Dalam rapat koordinasi terbaru, pemerintah juga menyoroti masalah alih fungsi lahan guna memastikan keberlanjutan produksi pangan lokal.

"Intinya pangan ini menjadi pilar yang penting di situasi sulit. Situasi aman saja penting, apalagi di situasi sulit," tegas Ketua Umum PAN tersebut.

Cadangan Beras Melimpah Terkait stok beras nasional, Zulhas memberikan kabar baik. Ia mengungkapkan bahwa cadangan beras yang dikelola pemerintah saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk jangka waktu yang sangat panjang.

"Kita stok aman, cadangan beras kita 340 sekian hari lah cadangan untuk beras kita," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kilang ke Meja Makan: Bagaimana Konflik Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Pangan

Dari Kilang ke Meja Makan: Bagaimana Konflik Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:18 WIB

Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat

Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:12 WIB

Atasi Darurat Sampah, Pemerintah Kejar Setoran 14 Proyek Waste to Energy

Atasi Darurat Sampah, Pemerintah Kejar Setoran 14 Proyek Waste to Energy

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

×