3. Sisihkan Untuk Tabungan atau Investasi
Selain dana darurat, penting juga menyisihkan sebagian THR untuk tabungan jangka panjang atau investasi. Hal ini dapat membantu generasi sandwich membangun keamanan finansial di masa depan.
Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Tabungan berjangka
- Reksa dana
- Emas
- Deposito
Investasi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.
4. Tetapkan Batas Pengeluaran Lebaran
Salah satu penyebab THR cepat habis adalah pengeluaran Lebaran yang tidak terkontrol. Mulai dari membeli pakaian baru, memberi angpao, hingga membeli hampers untuk kerabat.
Agar tetap bijak, buatlah daftar kebutuhan Lebaran sejak awal dan tentukan batas anggaran. Dengan cara ini, pengeluaran bisa tetap terkendali tanpa mengurangi kebahagiaan saat merayakan Idulfitri.
Ingat bahwa makna Lebaran bukan terletak pada seberapa besar pengeluaran, melainkan pada kebersamaan dengan keluarga.
5. Sisihkan Untuk Orang Tua Secara Terencana
Baca Juga: Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui
Bagi generasi sandwich, membantu orang tua sering menjadi prioritas utama. Namun bantuan ini tetap perlu direncanakan agar tidak mengganggu kondisi keuangan pribadi.
Daripada memberikan seluruh THR sekaligus, lebih baik menentukan jumlah tertentu yang memang sudah dialokasikan sejak awal. Dengan begitu, kewajiban kepada orang tua tetap terpenuhi tanpa membuat kondisi keuangan menjadi berat setelah Lebaran.
6. Hindari Impulsive Buying
Diskon besar menjelang Lebaran sering kali menggoda untuk membeli banyak barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Agar THR tidak habis sia-sia, cobalah menunda keputusan membeli barang selama 24 jam. Jika setelah dipikirkan kembali barang tersebut masih benar-benar dibutuhkan, barulah dibeli.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi pengeluaran impulsif.