Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 17:51 WIB
PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di 4 Kota
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah), Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kanan), dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin (kiri) melihat maket proyek pembangunan rumah susun atau rusun yang dibangun terintegrasi dengan Stasiun Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). [Antara]
  • PT KAI memulai pembangunan 5.484 unit rusun TOD di empat kota pada Senin, 16 Maret 2026.
  • Rusun tersebut tersebar di Manggarai (2.200 unit), Kiaracondong (753 unit), Semarang (1.042 unit), dan Gubeng (1.489 unit).
  • Proyek ini merupakan bagian program pemerintah menyediakan hunian layak dan terintegrasi dengan transportasi publik.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI pada Senin (16/3/2026) mengumumkan dimulainya pembangunan rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Rencananya akan ada 5.484 unit rusun terintegrasi dengan stasiun yang akan dibangun, yaitu 2.200 di Stasiun Manggarai (Jakarta), 753 unit di Stasiun Kiaracondong (Bandung), 1.042 unit di dekat RSUP Dr Kariadi (Semarang), dan 1.489 unit di Stasiun Gubeng (Surabaya).

Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan 2.200 unit rusun TOD di Stasiun Manggarai dilakukan Senin ini. Ditargetkan rusun selesai dibangun pada awal tahun 2027.

"Pada acara ini, kita akan pencanangan juga untuk 3 lokasi lainnya, yaitu di Bandung di Stasiun Kiaracondong itu nantinya akan menempati lahan sebesar 7.600 meter persegi dengan total hunian 753 unit hunian yang terdiri dari 2 tower. Di Semarang (sekitar RSUP) Dr Kariadi itu 1,2 hektare yang akan dibangun 1.042 unit hunian 2 tower 42 lantai. Di Surabaya lokasi Stasiun Gubeng 1.489 unit hunian, 2 tower 52 lantai, menempati 1,2 hektare lahan," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin.

Pembangunan rusun tersebut merupakan bagian dari program 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bobby mengungkapkan, KAI memiliki lahan seluas 320 juta meter persegi di seluruh Indonesia. Lahan-lahan ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis TOD yang mendukung mobilitas perkotaan sekaligus memperluas akses hunian.

Khusus di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) saja, lahan milik KAI berpotensi untuk dibangun 131 ribu unit rusun TOD. Kedekatan dengan transportasi publik membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan.

"Tentunya, melalui pengembangan kawasan berbasiskan stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi, hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Rusun Murah 18 Tower di Meikarta Mulai Dibangun, Sediakan 140 Ribu Unit

Proyek Rusun Murah 18 Tower di Meikarta Mulai Dibangun, Sediakan 140 Ribu Unit

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 13:43 WIB

Pendiri Lippo Hibahkan Lahan Rp 6,2 Triliun untuk Rusun Murah di Cikarang

Pendiri Lippo Hibahkan Lahan Rp 6,2 Triliun untuk Rusun Murah di Cikarang

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 11:02 WIB

Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat

Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 07:31 WIB

Proyek 140.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta Dimulai, Menteri Ara Puji Grup Lippo

Proyek 140.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta Dimulai, Menteri Ara Puji Grup Lippo

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dengan Cicilan Rp1,5 Juta Tenor 30 Tahun

Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dengan Cicilan Rp1,5 Juta Tenor 30 Tahun

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 18:52 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB