- PT Danantara Investment Management (DIM) membuka pendaftaran gelombang kedua proyek Waste to Energy (PSEL).
- Pendaftaran kedua ini bertujuan memperluas partisipasi perusahaan nasional dan global dalam infrastruktur pengolahan sampah.
- Perusahaan lolos seleksi akan masuk Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) sebagai calon mitra proyek PSEL mendatang.
Suara.com - Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM), secara resmi membuka pendaftaran gelombang kedua bagi perusahaan yang ingin terlibat dalam pengembangan proyek Waste to Energy atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Pembukaan pendaftaran gelombang kedua dilaksanakan setelah sebelumnya telah terdapat sejumlah perusahaan yang terpilih menjadi pemenang proyek PSEL di di Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya dan Yogyakarta.
Director of Investment Danantara Investment Management, Fadli Rahman, menyatakan bahwa pembukaan pendaftaran baru ini bertujuan memperluas partisipasi perusahaan nasional dan global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern.
"Yang sebelumnya telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional," kata Fadli lewat keterangannya yang dikutip pada Rabu (18/3/2026).
Melalui proses seleksi tahap kedua ini, Danantara membuka kesempatan bagi badan usaha nasional maupun internasional dengan kualifikasi yang relevan untuk mendaftar dalam Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT).
Proses pendaftaran tersebut berfungsi sebagai tahap prakualifikasi untuk menyaring perusahaan yang memenuhi kriteria. Perusahaan yang lolos ke dalam DPT akan menjadi calon mitra potensial untuk pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya.
Dalam menjaring perusahaan, Danantara menggunakan pendekatan investasi strategis dan seleksi profesional. Hal itu guna memastikan proyek Waste-to-Energy beroperasi dengan dukungan teknologi yang mumpuni.
Adapun bagi perusahan dan investor internasional yang berminat untuk mendaftar dapat mengakses laman resmi Danantara Indonesia.