Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
Iran mulai mengizinkan kapal-kapal melintasi Selat Hormuz tapi dengan tarif 2 juta dolar AS. Langkah ini diambil di tengah perundingan dengan AS. [Google Maps]
  • Iran mengizinkan kapal non-Israel dan AS melewati Selat Hormuz, namun Iran menarik tarif transit 2 juta dolar AS.
  • Kebijakan ini muncul saat Presiden Trump mengumumkan perundingan positif menuju deeskalasi konflik dengan Iran di Teluk Persia.
  • Pakistan dan Mesir diketahui menjadi mediator aktif dalam perundingan informal antara perwakilan Amerika Serikat dan Iran.

Suara.com - Iran mulai mengizinkan kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz di Teluk Persia. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kapal-kapal yang tidak berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat diperbolehkan untuk melintasi selat sempit tersebut.

Meski demikian media-media Iran juga melaporkan bahwa Teheran menarik tarif 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar per kapal di Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang dilintasi 20 persen minyak dunia itu.

Kebijakan ini diambil Iran saat Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya dan Iran sedang melakukan perundingan dan ada tanda-tanda positif menuju deeskalasi konflik di Teluk Persia tersebut.

"Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor," kata Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Sementara Alaeddin Boroujerdi, anggota komite keamanan dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, dalam wawancara dengan media lokal mengatakan pemerintah menarik tarif 2 juta dolar AS per kapal yang lewat di Selat Hormuz.

"Menarik 2 juta dolar AS sebagai biaya transit dari kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz mencerminkan kekuatan Iran," kata Boroujerdi dilandir dari kantor berita Türkiye, Anadolu.

Sementara itu media-media maritim melaporkan bahwa kapal-kapal China mulai membayar pemerintah Iran untuk bisa melewati Selat Hormuz.

Dilansir dari Lloyd List, kapal Newvoyager milik perusahaan China Bengbu Shengda Transportation telah membayar pemerintah Iran untuk bisa melintasi Selat Hormuz. Meski demikian belum diketahui berapa besar ongkos dan bagaimana metode pembayarannya.

Pada akhir pekan kemarin Iran juga mengumumkan akan mengizinkan kapal tanker Jepang yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dari Irak untuk melewati Selat Hormuz.

AS dan Iran Berunding

Sebelumnya pada Senin Trump mengumumkan pihak AS dan Iran sedang berunding menuju arah deeskalasi konflik di Teluk. Trump sebelumnya berencana menghancurkan seluruh pembangkit listrik Iran pada malam tadi, tapi ultimatum itu diperpanjang hingga 5 hari ke depan karena adanya diskusi positif tersebut.

Meski beberapa pihak internal Iran membantah adanya pembicaraan tersebut, tetapi sejumlah analis mengatakan perwakilan Teheran dan AS sudah sejak lama berunding lewat perantara.

Ada dua negara yang saat ini diketahui aktif menjadi jembatan untuk mendamaikan AS dengan Iran. Keduanya adalah Pakistan dan Mesir.

Panglima Angkatan Bersenjatan Iran Asim Munir diketahui berbicara dengan Trump, sementara Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berdialog dengan Presiden Iran Mashoud Pezeskian.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Mesir lewat media sosial X pada akhir pekan lalu mengumumkan bahwa utusan khusus AS yakni Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragachi sudah memulai negosiasi melalui jalur-jalur informal. Kabar ini muncul dari Kairo 24 jam sebelum Trump mengumumkan perpanjangan ultimatum.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan pembicaraan itu melibatkan Menlu Pakistan, Qatar, Turki, Iran dan Witkoff. Perundingan itu bertujuan untuk mencegah konflik terlalu besar sehingga tak lagi bisa dikendalikan oleh semua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:55 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB