Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB
Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
  • Harga minyak WTI naik 3,4 persen menjadi USD 106,40 per barel akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah.
  • Kenaikan dipicu serangan Iran terhadap tanker minyak di Dubai, memperparah konflik regional berkelanjutan.
  • Eskalasi konflik ini mengancam pasokan energi global, termasuk penutupan sebagian Selat Hormuz oleh Iran.

Suara.com - Harga minyak dunia terus melonjak tinggi, pada perdagangan Selasa, 31 Maret 2026 Pagi. Hal ini teretkan dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang belum berakhir dan memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.

Mengutip Investing, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berjangka tercatat naik 3,4 persen ke level USD 106,40 per barel.

Kenaikan harga terjadi setelah laporan media Kuwait menyebutkan bahwa Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak bermuatan penuh yang tengah berlabuh di pelabuhan Dubai. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada kapal serta memicu kebakaran.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

Insiden ini memperparah situasi konflik di kawasan, setelah sebelumnya Iran juga melancarkan serangan ke sejumlah target di Kuwait dan Arab Saudi pada Senin.

Di sisi lain, Israel masih terus menggempur Teheran, menandakan konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Ketegangan yang terus meningkat turut mengurangi peluang tercapainya gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat.

Pejabat Iran menegaskan bahwa hingga kini belum ada negosiasi langsung dengan Washington sejak perang pecah, berbeda dengan klaim pemerintah AS yang menyebut pembicaraan berjalan positif.

Di tengah eskalasi konflik, Amerika Serikat dilaporkan telah mengerahkan ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah. Presiden Donald Trump bahkan kembali mengancam akan menyerang infrastruktur energi hingga fasilitas air Iran.

Trump juga menetapkan tenggat waktu awal April bagi Iran untuk menyepakati gencatan senjata, atau menghadapi serangan lanjutan dari AS.

Sementara itu, upaya diplomasi terus dilakukan. Pakistan menawarkan diri menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata regional di Islamabad.

Situasi semakin kompleks setelah kelompok Houthi di Yaman ikut terlibat dalam konflik dengan menyerang Israel pada akhir pekan lalu.

Aksi tersebut meningkatkan kekhawatiran terbukanya front baru perang, mengingat kemampuan kelompok itu dalam menargetkan kapal-kapal di Laut Merah.

Serangan di jalur pelayaran strategis tersebut juga memicu kekhawatiran akan terganggunya distribusi energi global, terutama karena Iran dilaporkan menutup sebagian akses di Selat Hormuz jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Terkini

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB