Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB
Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?
ILUSTRASI-Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Di tengah gejolak harga komoditas energi global akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis untuk mengamankan ekonomi domestik.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengumumkan bahwa tarif tenaga listrik untuk triwulan II, yang mencakup periode April hingga Juni 2026, dipastikan tidak mengalami kenaikan.

Kebijakan ini mulai berlaku efektif pada 1 April 2026. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan upaya nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dunia.

Keputusan ini diambil setelah otoritas terkait melakukan penghitungan mendalam terhadap berbagai parameter ekonomi makro yang memengaruhi biaya pokok penyediaan listrik.

Penetapan tarif ini berlaku seragam bagi seluruh pelanggan, baik yang menggunakan sistem prabayar (token) maupun pascabayar, sesuai dengan golongan daya masing-masing.

Pemerintah menekankan bahwa perbedaan kedua sistem tersebut hanyalah pada metode transaksi: pelanggan prabayar melakukan pembelian saldo di muka, sementara pelanggan pascabayar melunasi tagihan berdasarkan pemakaian bulan sebelumnya.

Sesuai dengan regulasi yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, evaluasi tarif bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

Penyesuaian ini biasanya didasarkan pada empat indikator utama: nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Harga Rata-Rata Minyak Mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Daftar Tarif Listrik per kWh Berlaku 1 April 2026

Berikut adalah rincian biaya pemakaian listrik per kWh untuk berbagai kategori pelanggan yang berlaku sepanjang April hingga Juni 2026:

1. Kelompok Rumah Tangga Non-Subsidi

Daya 900 VA (R-1/TR): Rp1.352
Daya 1.300 VA: Rp1.444,70
Daya 2.200 VA: Rp1.444,70
Daya 3.500 s.d. 5.500 VA: Rp1.699,53
Daya 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53

2. Kelompok Bisnis dan Instansi Pemerintah

Bisnis Skala Menengah (B-2/TR): Rp1.444,70
Kantor Pemerintah (P-1/TR): Rp1.699,53
Penerangan Jalan Umum (P-3/TR): Rp1.699,53

3. Kelompok Pelanggan Subsidi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yadea Pastikan Rilis Motor Listrik Terbaru Meluncur Dalam Waktu Dekat

Yadea Pastikan Rilis Motor Listrik Terbaru Meluncur Dalam Waktu Dekat

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:40 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik yang Bagus dan Awet Terbaru 2026

5 Rekomendasi Motor Listrik yang Bagus dan Awet Terbaru 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:16 WIB

Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun

Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:00 WIB

Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-anak dan Minimnya Pengawasan Orang Tua

Penggunaan Sepeda Listrik oleh Anak-anak dan Minimnya Pengawasan Orang Tua

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB