Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:21 WIB
Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 melambat ke 51,86, turun 2,16 poin dari Februari 2026.. (Foto: ADM)
  • Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 melambat ke 51,86, turun 2,16 poin dari Februari 2026.
  • Perlambatan IKI dipengaruhi faktor musiman berakhirnya hari besar serta penyesuaian produksi stok barang.
  • Meskipun melambat, IKI industri manufaktur Maret 2026 masih berada dalam zona ekspansi positif.

Suara.com - Kinerja industri manufaktur nasional mengalami perlambatan pada Maret 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Indeks Kepercayaan Industri (IKI) tercatat sebesar 51,86, turun 2,16 poin dari Februari 2026 yang berada di level 54,02.

"Nilai 51,86 artinya melambat sebesar 2,16 poin dibandingkan dengan bulan IKI bulan Februari 2026 sebesar 54,02. Selain itu, IKI juga melambat sebesar 1,12 poin dibandingkan dengan IKI Maret tahun lalu sebesar 52,98," ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Meski melambat, Febri mengatakan kinerja industri bulan ini masih bertahan di zona ekspansi. Hal ini terlihat dari industri seperti pengolhana non-migas yang masih bertumbuh signifikan.

“Kinerja industri pengolahan non-migas pada bulan Maret tahun 2026 adalah sebesar 51,6. Lebih tinggi dari 50, berarti kita bisa menyatakan industri manufaktur pada bulan Maret 2026 masih ekspansi,” katanya.

Secara tahunan, capaian IKI juga tercatat lebih rendah 1,12 poin dibandingkan Maret tahun lalu yang mencapai 52,98. Perlambatan ini disebut dipengaruhi oleh kombinasi faktor musiman dan kondisi eksternal.

Febri menjelaskan, faktor utama yang menekan kinerja industri adalah berakhirnya momentum hari besar keagamaan seperti Lebaran dan Imlek yang sebelumnya mendorong lonjakan produksi.

“Terutama adalah faktor musiman dengan telah berlalunya hari raya keagamaan, Lebaran dan Imlek, sehingga industri sedikit menurunkan produksinya,” katanya.

Selain itu, sejumlah industri disebut telah meningkatkan produksi lebih awal pada Januari dan Februari untuk memenuhi permintaan pasar. Akibatnya, pada Maret terjadi penyesuaian produksi.

“Beberapa industri menurunkan produksinya pada Maret dibanding dengan Februari karena masih banyak stok barang di gudang,” ujarnya.

Dari sisi sektoral, sebanyak 16 dari 23 subsektor industri masih berada dalam fase ekspansi, sementara 7 subsektor lainnya mengalami kontraksi. Subsektor yang ekspansi berkontribusi sebesar 78,3 persen terhadap PDB industri pengolahan non-migas.

Pada komponen pembentuk IKI, variabel pesanan baru dan produksi mengalami perlambatan. Pesanan baru tercatat sebesar 52,20 atau turun 3,16 poin, sementara produksi berada di level 51,55 atau turun 2,80 poin.

Sebaliknya, variabel persediaan meningkat menjadi 51,47, mencerminkan adanya penumpukan stok di tingkat industri.
“Kami memperoleh informasi bahwa masih banyak stok barang di gudang dan belum terdistribusi ke pasar,” katanya.

Sementara itu, baik industri berorientasi ekspor maupun domestik masih mencatatkan ekspansi, meski dengan laju yang melambat. IKI industri ekspor berada di level 52,73, sedangkan domestik sebesar 50,44.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus

Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:53 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02

Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:15 WIB

Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia

Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:47 WIB

Kepercayaan Industri Awal 2026 Menguat, IKI Lebih Tinggi Dibanding Januari Tahun Lalu

Kepercayaan Industri Awal 2026 Menguat, IKI Lebih Tinggi Dibanding Januari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:57 WIB

Industri Otomotif Bawa Indeks Kepercayaan Industri Naik Tinggi di Januari 2026

Industri Otomotif Bawa Indeks Kepercayaan Industri Naik Tinggi di Januari 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:19 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB

RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir

RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:46 WIB

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:22 WIB

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:48 WIB