Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
Kampung nelayan. [Antara]
  • Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diproyeksikan mampu memproduksi hingga 2,15 juta ton ikan per tahun.
  • Peningkatan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebesar 5,4 hingga 16,2 persen.
  • Pada tahap pertama, pembangunan KNMP dimulai pada September 2025 di 65 desa atau kelurahan di 60 kabupaten/kota di 25 provinsi. 

Suara.com - Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diproyeksikan mampu memproduksi hingga 2,15 juta ton ikan per tahun sehingga akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.

Kepala Kantor Staf Presiden, Muhammad Qodari, mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan per 25 Maret 2026, potensi produksi tersebut berasal dari pengembangan kampung nelayan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

"Program ini diproyeksikan mampu menghasilkan produksi perikanan hingga 2,15 juta ton per tahun, yang akan memperkuat sektor riil dan ketahanan pangan berbasis kelautan," ujar Qodari dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, peningkatan produksi ikan di tingkat lokal diperkirakan mencapai 10 hingga 30 persen. Peningkatan tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebesar 5,4 hingga 16,2 persen.

"Bahkan, secara hitung-hitungan, setiap kenaikan produksi ikan sebesar 1 persen mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebesar 0,54 persen," lanjutnya.

Hingga akhir Maret 2026, pemerintah melaporkan kemajuan pesat dalam pembangunan fisik KNMP.

Pada tahap pertama, pembangunan KNMP dimulai pada September 2025 di 65 desa atau kelurahan di 60 kabupaten/kota di 25 provinsi dengan anggaran sebesar Rp1,2 triliun. Hingga 30 Maret 2026, progres pembangunan tahap pertama telah mencapai 99,23 persen.

Dari target tersebut, sebanyak 61 lokasi telah selesai dibangun, sementara empat lokasi masih dalam proses penyelesaian, yakni di Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kabupaten Sumenep (Jawa Timur), serta Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Garut (Jawa Barat).

Selanjutnya, pembangunan tahap kedua dimulai pada Desember 2025 di 35 desa atau kelurahan di 35 kabupaten/kota di 17 provinsi dengan alokasi anggaran Rp660,5 miliar. Hingga 30 Maret 2026, progres pembangunan tahap kedua mencapai 16,68 persen dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan lonjakan pembangunan pada 2026 dengan rencana pembangunan 1.000 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.

"Dengan model ini, setiap kampung nelayan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari jaringan ekonomi yang saling mendukung," tambah Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Dua Pekan Naik, Harga Ikan Asin Capai Rp60 Ribu per Kg

Dua Pekan Naik, Harga Ikan Asin Capai Rp60 Ribu per Kg

Foto | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB