Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) [Ist]

Suara.com - Beroperasi di ceruk industri energi, PT Dana Brata Luhur Tbk (dengan kode saham TEBE) memfokuskan lini bisnis utamanya pada penyediaan infrastruktur dan logistik pertambangan batu bara. 

Perusahaan ini menyokong kelancaran arus pengiriman batu bara melalui kepemilikan jalur khusus angkut (hauling road) sejauh 46 kilometer dengan lebar bentang mencapai 25 meter.

Menariknya, sisa lahan di sepanjang jalur ini sengaja dicadangkan sebagai modal pengembangan sarana transportasi logistik lainnya di masa depan.

Tak hanya mengandalkan jalur darat, TEBE juga mengelola fasilitas pelabuhan terminal batu bara yang berlokasi strategis di tepi Sungai Barito. Terminal ini dipersenjatai dengan empat dermaga yang membentang sepanjang 1.000 meter:

Tiga dermaga difungsikan sebagai jalur konveyor untuk pemuatan batu bara secara umum.

Satu dermaga khusus dialokasikan untuk penanganan batu bara jenis ROM (Run of Mine) yang mampu melayani kapal tongkang berukuran jumbo hingga 330 kaki.

Secara akumulatif, daya tampung pelabuhan milik emiten ini menembus angka fantastis, yakni 18 juta metrik ton per tahun.

Berpusat di wilayah Banjar dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan, kehadiran TEBE menjadi solusi bagi sekitar 50 konsesi pertambangan di sekitarnya yang memanfaatkan jasa pelabuhan dan jalan angkut perusahaan.

Sebelum TEBE didirikan pada tahun 2008, perusahaan-perusahaan tambang di kawasan tersebut sempat menghadapi kendala besar karena minimnya akses infrastruktur untuk memasarkan produk mereka.

Untuk mempercepat proses pemuatan batu bara yang telah dihancurkan (crushed coal), TEBE mengandalkan empat unit jetty dan konveyor:

  • Jetty 1, 2, dan 3 memiliki kapasitas operasional sebesar 1.500 metrik ton per jam.
  • Jetty 4 memiliki performa lebih tinggi dengan kemampuan angkut mencapai 2.000 metrik ton per jam.

Kepemilikan Saham TEBE

TEBE resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 18 November 2019. Kala itu, perseroan melepas 35 juta lembar saham ke publik dengan harga perdana Rp1.095 per saham, sehingga sukses menghimpun modal segar sebesar Rp38,32 miliar.

Merujuk pada data registrasi pemegang efek per akhir September 2025, peta kepemilikan saham TEBE adalah sebagai berikut:

PT Dua Samudera Perkasa: Selaku pemegang saham pengendali yang menguasai porsi mayoritas sebesar 76,91 persen (setara 988 juta lembar saham).

Masyarakat (Non-Warkat): Memiliki sisa kepemilikan sebesar 23,09 persen (setara 29,6 juta lembar saham).

Dibalik gurita bisnis logistik ini, sosok pengusaha kenamaan asal Kalimantan, Samsudin Andi Arsyad—atau yang lebih akrab disapa Haji Isam—merupakan sosok penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) sekaligus pemilik dari TEBE.

Perusahaan ini merupakan salah satu entitas bisnis miliknya yang sukses menembus pasar modal.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan merupakan hasil parafrase dari data perusahaan. Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi, ajakan, atau saran untuk membeli atau menjual saham TEBE.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB